Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Januari 2024 | 23.08 WIB

Warga Surabaya, Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Tiga Hari ke Depan

BERPOTENSI HUJAN LEBAT: Potret langit di kawasan HR Muhammad kemarin (7/1). Diperkirakan kawasan Surabaya diterjang hujan disertai angin kencang dalam tiga hari ke depan. - Image

BERPOTENSI HUJAN LEBAT: Potret langit di kawasan HR Muhammad kemarin (7/1). Diperkirakan kawasan Surabaya diterjang hujan disertai angin kencang dalam tiga hari ke depan.

JawaPos.com – Cuaca ekstrem bakal menerjang Surabaya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak memperkirakan tiga hari ke depan Surabaya diguyur hujan disertai angin kencang.

Koordinator Unit Forecaster BMKG Tanjung Perak Ady Hermanto menjelaskan, selama tiga hari ke depan intensitas hujan disertai angin kencang masih terjadi. Namun, pada Kamis (11/1) potensi hujan akan mereda. ”Karena siklus pergerakan atmosfer sudah berubah,” ungkapnya.

Menurut Ady, hujan disertai angin kencang terjadi akibat adanya awan kumulonimbus. Fenomena itu sering terjadi karena saat ini sudah memasuki musim puncak hujan. ”Periode Januari hingga Februari hujan akan semakin deras,” tambahnya.

Hujan juga disertai angin kencang. Kecepatan angin bisa mencapai 18 knot. Tentu itu sangat membahayakan.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau agar warga membatasi aktivitas di luar rumah apabila turun hujan. ’’Apabila di luar rumah, lebih baik berteduh di bangunan yang kokoh,” tambahnya.

Dalam sepekan ke depan, Ady menambahkan, hujan akan lebih sering terjadi pada pagi hingga sore. Mengenai gelombang air laut di sekitar perairan Surabaya, kondisinya masih kondusif. Ketinggiannya mencapai 0,2 sampai 0,5 meter.

Sementara itu, sejumlah kecamatan mulai bersiap mengantisipasi genangan. Misalnya, di Kecamatan Lakarsantri, satgas setiap hari selalu membersihkan sampah di saluran.

”Sehingga saat turun hujan, tidak ada saluran yang mampet,” ungkap Camat Lakarsantri Yongky Kuspriyanto Wibowo.

Yongky menyatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait. Dengan demikian, saat ada genangan atau pohon tumbang, bisa langsung ditindaklanjuti. Dia membuat grup WA yang berisi para pengurus RT/RW setempat.

”Bila ada pohon tumbang atau genangan, langsung lapor,” katanya. (ata/c6/aph)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore