Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Oktober 2023 | 23.40 WIB

Hadapi Bonus Demografi, Wali Kota Surabaya Gerakkan Padat Karya hingga Gandeng Perusahaan Swasta

Ilustrasi penduduk usia produktif di Kota Surabaya. - Image

Ilustrasi penduduk usia produktif di Kota Surabaya.

JawaPos.com–Kota Surabaya memiliki lebih banyak penduduk berusia produktif daripada yang tidak produktif. Berdasar data Proyeksi Penduduk Kota Surabaya 2022 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, persentase penduduk usia produktif 15-64 tahun mencapai 70,53 persen. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, tingginya jumlah usia produktif (bonus demografi) dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi pengangguran di Kota Surabaya. Caranya, yakni menggerakkan penduduk usia produktif tersebut dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, seperti padat karya dan pelatihan kerja. 

”Sebenarnya, dengan bonus demografi yang muda-muda ini, berarti semangat kerjanya tinggi. Artinya, kita memiliki tenaga yang bisa kita andalkan,” kata Wali Kota Eri.

Momen bonus demografi seperti saat ini, menurut Eri, pihaknya akan terus menggerakkan pemberdayaan hingga membuka lapangan pekerjaan baru melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya. Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga menggandeng perusahaan-perusahaan swasta untuk melakukan rekrutmen atau seleksi tenaga kerja asal Kota Pahlawan. 

”Jadi, bagaimana kita bisa menyalurkan semangat-semangat pemuda ini, yang memang usia produktif ke tempat-tempat pekerjaan yang menguntungkan, memberikan hasil kepada pemilik perusahaan, padat karya, itu saja sebenarnya,” terang Eri. 

Semua itu dilakukan Wali Kota Eri untuk mengurangi pengangguran dan menghadapi fenomena bonus demografi di Kota Pahlawan. Sebab, laju pertumbuhan penduduk pada 2023 diproyeksikan mengalami kenaikan.

Berdasar Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester I 2022 dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), jumlah penduduk Kota Surabaya sebanyak 2.972.801 jiwa. Sementara itu, berdasar proyeksi pada 2023, penduduk Kota Surabaya mengalami kenaikan jumlah sebanyak 2.997.547 jiwa atau 0,89 persen. 

”Sebenarnya itu yang kita kerjakan, menggerakkan padat karya kemudian kerja sama dengan perusahaan-perusahaan. Untuk apa? Untuk mengurangi pengangguran dan mengatasi bonus demografi itu,” ucap Eri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore