
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Eddy Christijanto. (Pemkot Surabaya/Antara)
JawaPos.com–Pemkot Surabaya memastikan bahwa adanya kabar dugaan kebocoran data pada situs resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang ramai beredar di media sosial adalah hoaks atau tidak benar.
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, data yang muncul di laman tersebut bukan kebocoran, melainkan bagian dari upaya resmi Pemkot Surabaya untuk menertibkan administrasi kependudukan warga.
Dia menjelaskan, data yang terpublikasi tersebut merupakan data 2024 mengenai warga yang keberadaannya tidak ditemukan saat petugas kelurahan melakukan upaya jemput bola. Bahkan, hingga Juni 2024, domisili warga tersebut masih belum diketahui.
”Langkah mengumumkan di website ini diambil agar warga yang bersangkutan melihat dan segera datang ke kantor kelurahan untuk melakukan konfirmasi keberadaan mereka,” ujar Eddy Chirtijanto seperti dilansir dari Antara.
Menurut dia, langkah verifikasi ini sangat krusial agar program intervensi dari Pemkot Surabaya. Baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.
Akurasi data domisili memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya dimanfaatkan secara efektif oleh warga yang benar-benar tinggal di Kota Pahlawan. Eddy menekankan bahwa data yang dipublikasikan telah melalui proses penyamaran (sensor) pada elemen sensitif.
”Data tersebut sengaja kami publish dengan elemen yang disamarkan, baik Nomor NIK maupun Nama. Hanya orang yang bersangkutan yang akan mengenali data tersebut. Tujuannya murni untuk klarifikasi dan pembaruan (update) alamat tinggal sesuai kondisi de facto di lapangan,” tandas Eddy.
Dia menjamin keamanan data administrasi kependudukan (adminduk) seluruh warga. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat atau spekulatif di media sosial.
Eddy berpesan bagi warga Kota Surabaya yang telah berpindah tempat tinggal, tetapi belum melakukan pembaruan alamat untuk segera melapor ke kantor kelurahan setempat.
”Yang sudah pindah tempat tinggal tapi belum lapor, ayo segera lapor. Petugas akan membantu proses pengajuan pembaruan alamat agar sesuai dengan domisili atau alamat saat ini,” ucap Eddy Chirtijanto.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
