Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Oktober 2023 | 07.35 WIB

Mulai 1 November, Pelni Cabang Surabaya Tiadakan Penjualan Tiket di Loket

Mulai 1 November, PT Pelni meniadakan penjualan tiket secara offline di loket. - Image

Mulai 1 November, PT Pelni meniadakan penjualan tiket secara offline di loket.

JawaPos.com–Mulai 1 November, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) akan meniadakan penjualan tiket secara offline di loket. Namun, untuk tahap awal, Pelni baru akan menerapkan sistem tersebut di 3 kantor cabang. Yakni Kantor Pelni Cabang Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

”Pelni mendorong masyarakat untuk mulai membiasakan pembelian tiket secara daring atau online,” ungkap Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni Nuraini Dessy di Jakarta, Rabu (25/10).

Untuk mendorong upaya pembelian tiket online, Dessy mengatakan, akan memberlakukan alih fungsi loket di 3 kantor cabang Pelni dengan pelabuhan terbesar di Indonesia tersebut. Yakni menjadi tempat layanan customer service, sekaligus tempat untuk mengedukasi masyarakat yang akan membeli tiket di loket.

”Sebab, dengan adanya kebijakan alih fungsi loket kantor cabang, membuat pelanggan tidak bisa lagi membeli tiket secara manual di loket,” terang Dessy.

Selain untuk tempat edukasi, lanjut Dessy, tempat tersebut sengaja disiapkan juga untuk keperluan seperti pembatalan tiket maupun pengembalian dana. Petugas loket di tiga kota yang diberlakukan kebijakan alih fungsi tersebut akan aktif mengedukasi pelanggan yang ingin membeli tiket secara manual agar beralih melalui pembelian online.

”Jadi, pelanggan tidak perlu khawatir karena petugas loket di cabang siap membantu jika menemui kesulitan saat memesan tiket melalui aplikasi,” ujar Nuraini Dessy.

Dessy menambahkan, selama masa peralihan, tiket Kapal Pelni bisa diperoleh dari channel penjualan seperti website, minimarket, maupun mitra penjualan.

”Untuk tahun ini, kebijakan kita berlakukan secara terbatas. Evaluasi bertahap setelah peak season Natal dan Tahun Baru, baru akan kami lihat perluasan pemberlakuan kebijakan ini ke kota lain,” tutur Nuraini Dessy.

Pelni mencatat, sepanjang periode Januari hingga September, jumlah penumpang yang diangkut sebanyak 3.966.879 orang. Melihat tren itu, Dessy yakin jumlah penumpang kapal Pelni hingga Desember naik 117 persen dibanding 2022 sebanyak 4.919.908 orang. Jumlah tersebut merupakan gabungan penumpang di kapal penumpang maupun kapal perintis.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore