Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Januari 2021 | 21.14 WIB

Gudang Farmasi Tampung Seluruh Vaksin Covid-19 untuk Surabaya

PERCEPAT SASARAN: Warga mengikuti Vaksinasi Presisi Merdeka Sinovac dosis pertama di Gunawangsa Tidar pekan lalu. (Allex Qomarulla/Jawa Pos) - Image

PERCEPAT SASARAN: Warga mengikuti Vaksinasi Presisi Merdeka Sinovac dosis pertama di Gunawangsa Tidar pekan lalu. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)

JawaPos.com - Dua unit barakuda melintas di depan UPTD gudang farmasi dinas kesehatan (dinkes). Kendaraan pengamanan itu mengawal ketat dua mobil boks di belakangnya. Memastikan tidak ada gangguan.

Kemudian, dua kendaraan angkutan barang itu masuk ke dalam gudang farmasi. Tiga petugas bahu-membahu mengeluarkan isi mobil tersebut. Yaitu, 10 kardus berukuran jumbo. Dibutuhkan waktu lebih dari setengah jam untuk mengangkut 10 barang itu ke dalam gudang farmasi. Pertama, empat kardus terlebih dahulu diangkut. Ada jeda sekitar lima menit. Berlanjut empat kardus lagi. Disusul dua kardus yang tersisa.

Sepuluh kardus itu harus dijaga ketat. Isinya sangat dibutuhkan untuk melawan virus korona. Yaitu, vaksin Covid-19 Sinovac. Kemarin (20/1) Pemprov Jatim kembali mengirim vaksin Sinovac. Jumlahnya mencapai 18.420 botol kecil. Dengan demikian, total vaksin Covid-19 yang didapat pemkot hingga saat ini mencapai 33.420 vial.

Penanggung Jawab UPTD Gudang Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Erwin Firman menjelaskan, jatah vaksin bagi Surabaya sudah diterima. Pada pengiriman pertama, pemkot menerima 15 ribu vial. Pada distribusi kedua, pemkot mendapatkan 18.420 vial. ’’Vaksin untuk gelombang pertama sudah sesuai jatah,’’ ucapnya.

Vaksin Sinovac itu disimpan dalam cool room. Suhu tempat penyimpanan tersebut terus dipelototi. Harus tetap dingin, yaitu pada kisaran 2 derajat Celsius hingga 8 derajat Celsius. ’’Agar vaksin tidak rusak,’’ paparnya.

Sejatinya, di dalam cool room masih ada sisa vaksin yang belum digunakan. Jumlahnya mencapai 6.390 vial. Sebab, puskesmas dan rumah sakit belum mengambil vaksin antikorona itu. Tempat penyimpanan tersebut bertambah sesak.

Baca Juga: Soal Perpanjangan PPKM, Whisnu Akan Fokus Bantu Warga yang Terdampak

Namun, Erwin memastikan vaksin yang baru dikirim itu tetap mendapatkan ruang. Dengan demikian, suhu antivirus tersebut bisa terus terjaga. ’’Masih ada beberapa rak yang belum digunakan,’’ terangnya.

Pemkot juga terus menambah cool room. Rencananya, ada dua tambahan ruang penyimpanan. Satu unit merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Satu lagi buatan pemkot. Dua cool room itu memiliki ruang penyimpanan yang luas. Kapasitasnya mencapai 60 ribu vaksin. Nanti pemkot mendapatkan tambahan ruang penyimpanan dengan kapasitas 120 ribu vaksin. 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/5NPWN-RY0zY

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore