Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Juni 2023 | 18.03 WIB

Program Transportasi Publik Pemkot Surabaya Tahun Depan: Benahi Konektivitas hingga Tambah Armada

TAK SESUAI TARGET: Suroboyo Bus melintas di Jalan A. Yani (19/2). Operasional 52 feeder terkendala pencetakan STNK dan perekrutan kru. (Alfian Rizal/Jawa Pos) - Image

TAK SESUAI TARGET: Suroboyo Bus melintas di Jalan A. Yani (19/2). Operasional 52 feeder terkendala pencetakan STNK dan perekrutan kru. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

JawaPos.com – Tahun depan Pemkot Surabaya mulai berfokus membenahi transportasi publik. Program perbaikan angkutan massal itu tak sebatas menambah jumlah armada, tetapi juga mengoneksikan wilayah Surabaya dengan daerah sekitarnya serta menyediakan moda transportasi lain.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan, pengembangan transportasi publik di Kota Pahlawan tertuang dalam rencana strategis (renstra) 2024 Surabaya.

Di dalam dokumen itu dijelaskan soal pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah yang didukung oleh transportasi publik.

Menurut Febrina, pengembangan angkutan massal dilakukan secara bertahap. Tahun depan misalnya, pemkot bakal mengoptimalkan angkutan massal berbasis jalan raya. ”Salah satunya dengan menambah armada feeder Wirawiri Suroboyo dan Suroboyo Bus,” ucapnya.

Transportasi publik di Surabaya akan dikoneksikan dengan kawasan Gresik dan Sidoarjo. Contohnya, bus Trans Jatim. Angkutan itu sudah melayani kawasan Surabaya, Sidoarjo, hingga Gresik. Pemkot juga akan menyediakan feeder di daerah perbatasan kota. Itu bertujuan untuk memudahkan mobilitas warga.

”Pengembangan transportasi juga harus mempertimbangkan daerah pendukung seperti Gresik dan Sidoarjo. Kami harus sejalan,” terang Febrina.

Penambahan moda transportasi untuk kawasan Surabaya Raya juga tengah dirancang oleh pemerintah pusat. Rencananya, proyek kereta api cepat Jakarta–Bandung akan dilanjutkan hingga Surabaya.

Febrina menyambut baik rencana pengembangan kereta api cepat hingga ke Surabaya. Itu menunjukkan pemerintah dan pemkot memiliki kesamaan dalam memenuhi kebutuhan transportasi.

”Kebijakan itu akan memberikan dampak ke Surabaya. Utamanya dari sisi ekonomi. Perputaran uang semakin cepat. Artinya, kesejahteraan warga Surabaya semakin besar,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, sejauh ini belum ada komunikasi lanjutan antara pemkot dan pemerintah terkait pembangunan kereta api cepat. Namun, apabila rencana tersebut benar-benar berjalan, Eri akan memberikan dukungan penuh.

”Al-hamdulillah kalau sampai ke Surabaya, saya lebih bahagia. Warga yang hendak bepergian ke Jakarta jadi banyak pilihan moda transportasi. Bisa pakai pesawat dan kereta,” jelasnya. (gal/c6/aph)

GAMBARAN TRANSPORTASI DI SURABAYA

1. Saat ini baru ada moda transportasi darat dan rel yang melayani mobilitas warga metropolis.

2. Jumlah moda yang masih sedikit membuat peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum lambat.

3. Sebagai langkah percepatan, pemkot membutuhkan pengembangan transportasi publik yang terintegrasi.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore