
Marco Bezzecchi kembali menang di MotoGP Mandalika 2026 setelah 133 hari. Aprilia juga mendominasi empat posisi teratas klasemen balapan. (Instagram @marcobez72)
JawaPos.com – Marco Bezzecchi akhirnya kembali merasakan kemenangan setelah 133 hari tanpa berdiri di podium tertinggi. Pembalap Aprilia Racing itu mengakhiri penantian dengan menjuarai balapan utama MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10).
Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi Bezzecchi. Sebelumnya, dia sempat mengalami cedera patah tulang parah di Sachsenring. Karena itu, keberhasilannya kembali menang menjadi pencapaian penting dalam perjalanan musim ini.
“Sungguh luar biasa. Saya sangat bahagia. Ini sudah menjadi target saya sejak mengalami patah tulang parah di Sachsenring. Saya sangat bersyukur bisa kembali berdiri di podium tertinggi,” ujar Bezzecchi.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri puasa kemenangan Aprilia sejak Grand Prix Inggris pada awal Agustus lalu. Pabrikan asal Italia itu juga menyapu bersih empat posisi teratas untuk pertama kalinya sepanjang sejarah MotoGP.
Setelah Bezzecchi, Raul Fernandez, Jorge Martin, dan Ai Ogura melengkapi dominasi Aprilia di Mandalika.
“Pertarungan dengan Raul sangat intens dan menyenangkan. Saya merasa kami pantas mendapatkan hasil ini. Tim tidak pernah berhenti bekerja keras dan terus mendukung saya melewati masa-masa sulit,” ujar Bezzecchi.
Meski kembali ke podium tertinggi dan meraih kemenangan kelimanya musim ini, Bezzecchi masih harus mengejar ketertinggalan di klasemen. Dia terpaut 46 poin dari Jorge Martin yang kembali memimpin persaingan.
Di sisi lain, Raul Fernandez berhasil menyelesaikan balapan meski mengalami cedera yang cukup serius. Pembalap Trackhouse Aprilia itu mengalami patah dua jari setelah terjatuh saat sprint race, Sabtu (10/10).
Insiden tersebut sempat membuat Fernandez ragu bisa tampil dalam balapan utama. Namun, dia akhirnya mampu menyelesaikan lomba.
“Saya melihat tangan saya setelah kecelakaan pada Sabtu dan langsung tahu ada tulang yang patah. Awalnya saya pikir hanya satu jari. Namun, pada Minggu pagi saya mengetahui ternyata ada dua jari yang patah,” ujar Fernandez.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022