
Diogo Moreira menjadi yang tercepat dalam tes Pirelli MotoGP 850 cc di Austria. Namun, catatan waktunya belum resmi. (Instagram LCR Honda)
JawaPos.com - Diogo Moreira mencuri perhatian saat menjalani tes ban Pirelli MotoGP di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Senin (21/9). Seperti dilaporkan GPOne dan Sky Sports Italia, pembalap asal Brasil tersebut menjadi yang tercepat dengan catatan waktu tidak resmi 1 menit 28,4 detik.
Moreira unggul sekitar 0,3 detik dari Fermin Aldeguer (Ducati) dan 0,5 detik atas Pedro Acosta (KTM). Acosta -yang musim depan dipastikan pindah ke Ducati- menjadi satu-satunya pembalap yang berganti tim musim depan yang tampil dalam tes di Austria.
Meski begitu, GPOne menyebut hasil tersebut belum bisa dijadikan patokan. Sebab, tes berlangsung tertutup tanpa dihadiri media. Selain itu, motor tidak dipasangi transponder (alat elektronik untuk mencatat waktu), sehingga tidak tersedia pencatatan waktu resmi.
Lebih lanjut, tidak ada informasi resmi mengenai jenis ban yang digunakan masing-masing pembalap ketika mencatatkan waktu tersebut. Selain itu, sejumlah laporan juga menyebut tidak semua pembalap mengendarai prototipe 850 cc. Beberapa masih memakai motor 1.000 cc yang telah dimodifikasi untuk kebutuhan pengembangan motor.
Maverick Vinales, misalnya. Dia menjalani tes dengan motor 1.000 cc sekaligus 850 cc. Sky Sport melaporkan pembalap KTM itu mencatat 1 menit 29,2 detik dengan motor 1.000 cc dan 1 menit 29,9 detik dengan prototipe 850 cc.
Pembalap asal Spanyol itu sekaligus memanfaatkan tes tersebut untuk mengevaluasi kondisi fisiknya setelah mengalami cedera bahu.
Tes di Red Bull Ring yang diikuti 18 pembalap itu diselenggarakan untuk menghadapi perubahan regulasi MotoGP 2027. Selain menurunkan kapasitas mesin dari 1.000 cc menjadi 850 cc, Pirelli juga akan menjadi pemasok ban tunggal menggantikan Michelin mulai musim depan.
Sebelumnya, uji coba serupa telah dilakukan di Brno, Republik Ceko, pada Juni lalu.
Racing Director Pirelli Giorgio Barbier menyebut respons para pembalap terhadap ban baru cukup positif.
“Kami mendapat feedback positif dari para pembalap, terutama mengenai grip dan stabilitas,” ujar Barbier, dikutip Crash.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022