
Alwi Farhan di Indonesia Open 2026. (PBSI)
JawaPos.com - Dua pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, kompak melaju ke babak semifinal Australia Open 2026. Kedua wakil Merah Putih itu pun berpotensi menciptakan All Indonesian Final di turnamen berlevel Super 500 tersebut.
Alwi mengunci tiket semifinal lebih dulu dengan mengalahkan Lee Chia Hao asal Taiwan di State Sports Centre, Sydney, Jumat (12/6). Pebulu tangkis unggulan ketiga itu menang dua gim langsung dengan skor 21-18, dan 21-15.
"Memang belakangan ini Lee Chia Hao sedang kembali mencari bentuk terbaiknya setelah sempat menurun, tapi ini bukan laga yang mudah untuk saya karena rekor pertemuan juga berimbang. Tapi tadi saya bisa mengantisipasi serangan-serangannya, meredam cara mainnya. Itu yang menjadi keuntungan saya hari ini," kata Alwi dalam keterangan PBSI, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga:Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Ditarik Mundur dari Australian Open 2026, Ini Penjelasan PBSI
Kemenangan ini menjadi hasil manis, karena akhirnya Alwi bisa melangkah jauh setelah kandas di babak kedua turnamen Indonesia Open 2026 pekan lalu. Namun, pemain berusia 21 tahun itu mengaku masih belum puas dengan hasil ini dan berharap bisa meraih hasil yang lebih manis di Australia Open 2026.
"Pastinya masih belum puas karena masih ada beberapa match yang lebih penting lagi setelah ini. Alhamdulillah bersyukur, rencana Tuhan pasti lebih baik. Semoga di sini hasilnya bisa lebih baik daripada kemarin," ujarnya.
"Saya sangat menikmati hari-hari saya di Sydney, saya merasakan vibes yang cukup nyaman di sini. Jadi saya berharap saya punya kesempatan bisa bermain bagus dan dapat hasil yang bagus," tambah Alwi.
Kesuksesan Alwi pun berhasil diikuti oleh Ubed. Pemain berusia 18 tahun itu melaju ke babak semifinal setelah bungkam pemain Malaysia, Justin Hoh, dalam dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-7, 21-13.
"Pertama perasaannya alhamdulillah sangat senang dan bersyukur bisa memenuhi target saya. Dari awal saya sudah harus siap, lebih memikirkan pola main saya sendiri. Dari awal saya sudah mau menekan duluan, tidak mau coba-coba pukulan. Akhirnya bisa sesuai dengan apa yang saya mau terutama di gim pertama," tutur Ubed.
"Di gim kedua saya terus mempertahankan tekanan saya kepada dia dan terus bermain nyaman. Tapi selepas interval, dia mulai tahu cara mengimbangi main saya dan itu membuat sedikit agak kebingungan. Cukup ada perlawanan di akhir gim kedua," lanjutnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
