
Veda Ega Pratama mendapat dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia usai finis ke-16 pada Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. (Instagram @veda_54)
JawaPos.com — Veda Ega Pratama harus menerima hasil paling pahit pada Moto3 2026 setelah finis di posisi ke-16 GP Hungaria di Sirkuit Balaton Park dan gagal meraih poin. Di tengah kekecewaan itu, dukungan serta doa dari masyarakat Indonesia justru mengalir deras untuk mengiringi perjuangan pembalap Honda Team Asia tersebut agar bangkit pada seri berikutnya.
Perjalanan Veda Ega Pratama di Balaton Park memang jauh dari harapan. Pembalap berusia 17 tahun itu mengakhiri balapan di urutan ke-16 dengan selisih waktu +33,461 detik dari Maximo Quiles yang keluar sebagai pemenang.
Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan karena posisi ke-16 berada tepat di luar zona perolehan poin.
Padahal, Veda Ega Pratama datang ke Hungaria dengan modal performa yang cukup menjanjikan pada beberapa seri sebelumnya.
Dukungan masyarakat Indonesia mengalir karena banyak yang memahami perjuangan berat yang sedang dijalani Veda Ega Pratama sebagai rookie di Moto3 2026.
Meski gagal meraih poin, penampilannya tetap dianggap membanggakan karena mampu bersaing dengan para pembalap terbaik dunia di kelas Moto3.
Kolom komentar Instagram pribadi Veda Ega Pratama dipenuhi pesan semangat dari para penggemarnya. Mereka memilih memberikan motivasi ketimbang melontarkan kritik setelah hasil kurang memuaskan di Balaton Park.
“Kami selalu bangga,” tulis salah satu warga Indonesia di kanal Instagram pribadi Veda Ega Pratama, dikutip Selasa (9/6/2026).
Komentar singkat tersebut menjadi gambaran besarnya dukungan publik terhadap pembalap asal Indonesia itu.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
