
Veda Ega Pratama naik ke posisi ketiga klasemen Moto3 2026 usai Adrian Fernandez kehilangan 77 poin. (Honda Team Asia)
JawaPos.com —Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama resmi naik ke posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026 setelah Adrian Fernandez dari Leopard Racing didiskualifikasi dari enam seri balapan akibat pelanggaran teknis mesin. Keputusan yang diumumkan MotoGP pada Jumat (5/6/2026) membuat Fernandez kehilangan 77 poin, sementara peluang Veda untuk bersaing di papan atas klasemen semakin terbuka.
Kabar tersebut menjadi momentum besar bagi Veda Ega Pratama yang sedang menjalani musim debut bersama Honda Team Asia.
Pembalap berusia 17 tahun itu kini masuk tiga besar klasemen sementara dan semakin dekat dengan para kandidat juara dunia Moto3 musim ini.
Mengapa Adrian Fernandez Didiskualifikasi?
Adrian Fernandez dijatuhi sanksi setelah investigasi teknis menemukan dua mesin yang digunakannya telah dibuka tanpa otorisasi resmi.
Temuan tersebut berasal dari laporan Direktur Teknis MotoGP dan pabrikan mesin yang bertugas melakukan pemeriksaan terhadap seluruh unit mesin Moto3.
MotoGP menjelaskan kasus pertama terungkap setelah GP Prancis ketika pabrikan mesin melakukan prosedur standar terhadap mesin yang masa pakainya telah berakhir.
Baca Juga:Veda Ega Pratama Finis Posisi 26 di FP1 Moto3 Hungaria 2026, Masih Punya Kesempatan Bangkit!
Saat pemeriksaan berlangsung, ditemukan kejanggalan pada segel salah satu mesin milik Fernandez.
"Ditemukan segel pada salah satu mesin Adrian Fernandez tidak sesuai dengan prosedur pemasangan kawat pengaman standar. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan mesin tersebut telah dibuka tanpa otorisasi," tulis MotoGP dalam pernyataan resminya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
