
Kejurnas Bola Voli Indoor Antarklub U-18 digelar di GOR Pasar Minggu dan Bulungan, Jakarta Selatan 2-9 Mei. (Istimewa)
JawaPos.com–Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI), Pengprov PBVSI DKI Jakarta, dan PBV Pajaone Jakarta, berkolaborasi menggelar Kejurnas Bola Voli Indoor Antarklub Under 18 tahun (U-18) di GOR Pasar Minggu dan Bulungan, Jakarta Selatan 2-9 Mei. Kejuaraan itu dilakukan untuk melakukan pembinaan dan melahirkan bibit atlet nasional.
Event bola voli ini diikuti 79 klub dengan perincian 40 putri dan 39 putra di babak penyisihan dipertandingkan di GOR Pasar Minggu 2-7 April 2026. Sedang semifinal dan final digelar 8–9 Mei 2026 di GOR Bulungan Jakarta Selatan.
Ketua MAVI Jakarta Iman Agus Faisal mengatakan, adanya event yang ini sangat menguntungkan bagi pembinaan pemain bola voli di Jakarta.
Baca Juga:Mikel Arteta Jelaskan Alasan Tarik Bukayo Saka di Babak Pertama: Bukan Cedera, tapi Strategi
”Kami sepakat Kejurnas ini diselenggarakan setelah Proliga selesai. Jadi ada kesempatan pemain muda yang tampil di Proliga juga bisa bermain di Kejurnas,” ucap Iman Agus Faisal.
Fafa, sapaan akrab Iman Agus Faisal menambahkan, adanya event yang dilaksanakan di ibu kota ini sangat menguntungkan bagi pembinaan pemain bola voli di Jakarta. ”Karena setidaknya mengisi agenda di Jakarta dalam melahirkan bibit-bibit atlet yang berprestasi puncak,” ujar dia.
Ketua Panitia Kenurnas Bola Voli U-18, Maman Abdurahman menuturkan, dari 40 tim peserta putri yang terdaftar datang dari 24 provinsi. Sedangkan 39 klub putra dari 19 provinsi di Indonesia.
Peserta dari luar Pulau Jawa yang tampil dalam Kejurnas kali ini di antaranya datang dari Sumsel, Maluku Utara, Sumut, Bengkulu, Papua Barat, NTB, Kalltim, Sulut, Kalsel, Lampung, dan Jambi, putra-putri.
Sementara ketua MAVI Pusat Wiji Hastuti mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka pencarian bibit unggul usia dini. Kegiatan ini diselenggarakan mulai 2015-2016, di mana waktu itu masih bertitel Invitasi Bola Voli U-17 di Malang.
”Baru kemudian pada 2017 di Jogja ditetapkan sebagai Kejurnas,” ujar Wiji Hastuti.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
