
Petenis Serbia Novak Djokovic. (Dok. Association of Tennis Professionals)
JawaPos.com–Petenis Serbia Novak Djokovic mengatasi kesulitan babak pertama BNP Paribas Open 2026 melawan petenis Polandia Kamil Majchrzak. Dia bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan dengan skor 4-6, 6-1, 6-2 di Indian Wells, Minggu (8/3) WIB.
”Sulit bagi saya untuk menemukan performa terbaik saya, terutama di awal turnamen dalam tujuh atau delapan tahun terakhir. Saya senang bisa mengatasi tantangan ini,” kata Novak Djkovic, dikutip dari ATP dilansir dari Antara.
Berjuang melawan angin kencang di gurun California, Novak Djokovic mengalami kesulitan di beberapa momen dalam pertandingan pertamanya sejak kalah dari Carlos Alcaraz di final Australian Open pada awal Februari.
Baca Juga: Kejutan Ganda Putra Indonesia! Raymon/Joaquin Tak Menyangka Capai Semifinal All England 2026
Petenis berusia 38 tahun itu kesulitan menemukan ritme dari baseline di set pertama, tetapi menemukan konsistensi dan kekuatan yang lebih besar dalam pukulannya di tahap akhir untuk mengalahkan Majchrzak.
”Kamil adalah pemain yang sangat solid. Dia tidak memiliki kekuatan yang luar biasa, tetapi dia memiliki semua jenis pukulan dan dia tidak takut untuk maju dan mengambil bola lebih awal. Dia memainkan set pertama dengan sangat baik,” ujar Djokovic.
”Saya kembali fokus dan mulai merasa lebih baik, dan penontonnya luar biasa,” imbuh dia.
Djokovic, pemegang rekor lima kali juara Indian Wells bersama Roger Federer, memiliki sejarah yang mengecewakan di turnamen ini, gagal mencapai babak keempat sejak 2017. Gelar terakhirnya di turnamen lapangan keras itu ia raih pada 2017, dan sejak saat itu, ia kalah dari Taro Daniel, Philipp Kohlschreiber, Luca Nardi, dan Botic van de Zandschulp.
Namun pada edisi kali ini, Djokovic memastikan dia tidak akan menambah daftar kekalahan dini tersebut. Pada usia 38 tahun, dia menjadi petenis putra tertua kedua yang mencapai babak ketiga di Indian Wells, hanya kalah dari Ivo Karlovic, yang melaju ke tahap itu pada usia 40 tahun pada 2019.
”Saya merasa angin di sini adalah salah satu yang terberat di tur,” kata Djokovic ketika berbicara tentang kondisi lapangan.
”Dengan hembusan angin yang datang dan pergi, berubah arah, ini sangat, sangat sulit. Terutama dari salah satu ujung lapangan dan itu menambah ketegangan,” tambah dia.
Dalam pertandingan yang menghibur dan kompetitif tersebut, Majchrzak mendapat sedikit keberuntungan untuk mendapatkan break di gim pembuka set pertama, dengan bola yang mengenai net memberinya keuntungan.
Dia kemudian memenangi set pertama sebelum Djokovic meningkatkan intensitasnya dan mendapat keuntungan dari penurunan level permainan Majchrzak untuk memaksa set ketiga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
