Sebanyak 10 wakil bulu tangkis Indonesia akan berjuang di nomor perorangan SEA Games 2025. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Tim bulu tangkis putra Indonesia diprediksi menghadapi persaingan ketat pada Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang bergulir di Qingdao, China, pada 3–8 Februari, setelah hasil undian menempatkan Indonesia satu grup dengan Malaysia pada babak penyisihan, dikutip dari ANTARA.
Berdasarkan keterangan resmi PBSI, Sabtu, Indonesia dan Malaysia tergabung di Grup D bersama Myanmar.
Kejuaraan Beregu Asia 2026 akan diawali dengan babak penyisihan grup menggunakan format round robin. Sebanyak 12 tim putra dan 12 tim putri dibagi ke dalam empat grup, dengan hanya dua tim terbaik dari masing-masing grup yang berhak melaju ke perempat final.
Pada sektor putra, Indonesia berstatus sebagai unggulan kedua dan menempati Grup D. Sementara itu, China yang menjadi unggulan pertama berada di Grup A, sehingga kedua tim dipastikan tidak akan bertemu pada fase grup.
Pertemuan Indonesia dengan Malaysia diprediksi menjadi laga krusial dalam perebutan dua tiket ke fase gugur. Rivalitas panjang kedua negara, ditambah kekuatan sektor ganda dan tunggal putra Malaysia, membuat persaingan di Grup D diperkirakan berlangsung sengit sejak laga awal.
Sementara itu, Myanmar melengkapi persaingan di Grup D. Indonesia dan Malaysia dipandang sebagai dua tim yang lebih diunggulkan, namun setiap laga tetap berpotensi menghadirkan kejutan.
Di sektor putri, Indonesia menempati Grup X bersama Jepang dan Hong Kong. Tantangan Indonesia tidak ringan, mengingat Jepang merupakan salah satu kekuatan utama bulu tangkis putri Asia, baik di sektor tunggal maupun ganda.
Meski demikian, peluang Indonesia tetap terbuka dengan komposisi pemain yang dimiliki saat ini. Di sektor ganda putri, Indonesia memiliki pasangan potensial seperti Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari serta Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Pada sektor tunggal, Putri Kusuma Wardani dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi juga diharapkan mampu menyumbang poin penting.
Indonesia relatif lebih diunggulkan saat menghadapi Hong Kong, namun kewaspadaan tetap diperlukan mengingat format beregu kerap menghadirkan kejutan.
Kejuaraan Beregu Asia kerap dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan dan uji coba bagi pemain pelapis di masing-masing negara. Namun, karena turnamen ini juga menjadi ajang kualifikasi menuju Thomas Cup dan Uber Cup 2026, sejumlah negara diperkirakan menurunkan kombinasi pemain senior dan junior.
Thomas Cup dan Uber Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Denmark pada 24 April - 3 Mei.
Hasil Undian Kejuaraan Beregu Asia 2026
Sektor Putra

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
