Febriana/Meilysa Trias tersisih di babak perempat final Malaysia Open 2026. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Langkah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari terhenti di babak perempat final Malaysia Open 2026. Duet ganda putri Indonesia itu mengaku puas dengan pencapaiannya, tapi tak menampik banyak catatan dan perbaikan yang harus dievaluasi.
Ana/Trias, sapaan akrab duet Febriana/Meilysa harus mengakhiri perjuangannya di Malaysia Open 2026 usai kalah di babak delapan besar.
Pasangan nomor 60 dunia itu kalah dari duet unggulan keenam asal Korea Selatan, Lee So Hee/Baek Ha Na dengan skor 21-13, 19-21, 13-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (9/1) pagi.
"Hari ini kami bermain sudah sangat maksimal, semua tenaga sudah dikeluarkan. Apa yang sudah dilatih juga dikeluarkan," kata Febriana usai pertandingan dalam keterangan resmi PBSI.
Menurut Ana, menembus perempat final di Malaysia Open 2026 merupakan pencapaian yang baik. Ia dan Trias merasa ada peningkatan dari sebelumnya.
Tapi, Ana juga mengakui secara individu dia dan Trias perlu ada perbaikan. Baik secara teknis maupun non teknis seperti fokus saat pertandingan.
"Memang yang harus ditingkatkan adalah fokusnya karena itu kuncinya. Jadi kalau bisa fokus, pukulan dan gerakannya akan akurat," ungkap Ana.
"Di turnamen pertama di 2026 ini dibuka dengan cukup baik, kami ada peningkatan tapi masih banyak yang harus diperbaiki. Latihan lagi apa yang masih kurang dan meningkatkan yang sudah bagus," tambahnya.
Trias kemudian menambahkan aspek-aspek yang harus diperbaiki. Contohnya dalam bertahan, di mana mereka harus lebih tangguh saat diajak rally panjang oleh lawannya.
Selain itu, pukulan yang dilakukan Trias harus lebih variatif sehingga tidak monoton untuk lawan. Ana/Trias pun harus bisa memegang kendali saat rally.
"Kami juga harus lebih tahan di pertahanan dan siap dengan perubahan lawan. Di gim kedua mereka mulai mengajak main rally-rally, banyak membuka dan jarang memberi bola-bola datar," terang Trias.
"Tidak seperti sebelumnya yang ngadu no-lob dan membuat kami enak untuk memegang kendali," katanya menambahkan.
Lebih lanjut Trias mengungkapkan targetnya di 2026. Ia bertekad untuk dapat jadi yang terbaik alias juara.
"Tahun ini kami mau dapat gelar juara, mau naik podium satu," tutup Trias.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022