Ilustrasi Judo
JawaPos.com - Mimpi judoka Indonesia I Made Sastra Dharma untuk mempersembahkan emas bagi Merah Putih akhirnya terwujud lewat debutnya di SEA Games 2025 Thailand setelah menjadi yang terbaik di kelas 81–90 kilogram putra, dikutip dari ANTARA.
“Perasaan saya sangat bangga, bersyukur, dan sangat bahagia sekali akhirnya bisa menyumbangkan emas untuk Indonesia pada SEA Games pertama saya,” kata Dharma kepada ANTARA setelah pertandingan di Auditorium Rajamangala University of Technology Thanyaburi, Pathum Thani, Sabtu.
Dharma menyebut pencapaian tersebut menjadi puncak dari perjalanan panjangnya menekuni judo sejak kelas tiga sekolah dasar atau sekitar 17 tahun lalu, hingga akhirnya mendapat kesempatan bergabung dengan pelatnas pada 2024.
Setelah SEA Games 2025, Dharma berencana menjalani masa pemulihan sebelum menunggu pemanggilan kembali ke tim nasional untuk agenda berikutnya.
“Setelah SEA Games ini mungkin saya recovery, setelah itu tinggal menunggu panggilan dari timnas,” ujarnya.
Judoka asal Bali itu mengungkapkan persiapan menuju SEA Games berlangsung panjang dan terstruktur, termasuk pemusatan latihan di Jepang dengan dukungan program latihan, pelatih, dan fasilitas yang memadai.
“Persiapan kami panjang dan bagus, sangat mendukung performa saya yang baru sekitar dua tahun masuk pelatnas,” kata Dharma.
Ke depan, Dharma menargetkan jenjang prestasi berikutnya dengan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya sebagai sasaran terdekat, sebelum membuka peluang menuju Olimpiade.
“Setelah SEA Games ini jenjang berikutnya Asian Games, lalu Olimpiade. Kalau dipercaya tampil, saya akan mematangkan teknik yang belum maksimal dan berusaha lebih baik lagi,” ujarnya.
Dharma tampil gemilang di partai final dengan menaklukkan wakil Thailand Wei Puyang dengan skor 1–0. Sebelumnya, judoka Bali itu juga menyingkirkan atlet Laos Soulisay pada perempat final dan wakil Filipina Rhyan Zarchie Garay di semifinal.
Selain emas, judo juga meraih dua medali perak masing-masing diraih oleh Gede Ganding Kalbu Soethama di kelas 90–100 kilogram putra dan Indah Permatasari pada kelas +78 kilogram putri.
Gede Ganding harus puas meraih perak setelah kalah dari wakil Singapura Henric Khua Ka Keng dengan ippon pada final.
Adapun Indah Permatasari juga meraih perak usai takluk dari wakil tuan rumah Thonthan Satjadet dengan ippon di laga puncak.
Tambahan satu emas dan dua perak tersebut menambah pundi-pundi medali judo Indonesia setelah pada hari sebelumnya juga meraih tiga medali emas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022