Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Oktober 2025 | 01.33 WIB

Bocah Pacu Jalur Dapat Sepatu dari Marc Marquez, Main Aura Farming Bareng di Paddock MotoGP Mandalika

Marc Marquez dan Rayyan, bocah paju jalur pamerkan aura farming bersama di paddock Ducati Lenovo. (Dok: MotoGP) - Image

Marc Marquez dan Rayyan, bocah paju jalur pamerkan aura farming bersama di paddock Ducati Lenovo. (Dok: MotoGP)

JawaPos.com - Rayyan Arkan Fikha atau yang dikenal sebagai bocah pacu jalur mendapatkan hadiah spesial dari juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez. Bocah asal Singai Kuantan, Riau itu dapat sepatu usai pamer keahliannya menarikan tarian viralnya di Sirkuit Mandalika.

Rayyan Arkan Dikha tampil untuk sesaat sebelum sprint race MotoGP Indonesia 2025 dimulai pada Sabtu (4/10) siang pukul 15.00 WITA atau 14.00 WIB. Tarian aura farming ditunjukkan olehnya dengan lihai.

Aksi Rayyan itu pun membuat suasana jelang sprint race jadi meriah. Maklum aura farming sebelumnya sempat viral dan menghebohkan jagat media sosial. 

Saking viralnya, juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez bahkan pernah menirukannya. The Baby Alien melakukan tarian aura farming pada Juli lalu saat memenangkan MotoGP Jerman 2025.

Kekaguman pembalap Ducati Lenovo itu pun terus berlanjut hingga MotoGP Indonesia 2025. Dia menghampiri Rayyan dan mengajaknya untuk menarikan Pacu Jalur di atas motornya, seperti yang Marquez lakukan di Jerman. Keduanya pun melakukan tarian pacu jalur bersama di paddock.

"Kamu jadi terkenal, kan? Gimana caranya kamu jaga keseimbangan waktu nge-dance di sana?" tanya Marquez kepada Rayyan dalam akun Instagram MotoGP.

Pemilik tujuh gelar juara dunia MotoGP itu pun langsung menyerahkan sepatu spesial kepada Rayyan sebagai bentuk apresiasi. Dia juga berfoto bersama. Video dan foto Marquez bersama Rayyan pun viral di media sosial. 

“Ini luar biasa. Kami senang bisa mengangkat budaya lokal Indonesia ke panggung dunia,” ujar Marc Marquez sambil tersenyum, dipetik dari Lombok Post (Jawa Pos Group).

Rayyan, yang dulu hanya dikenal sebagai bocah penari di ujung perahu Pacu Jalur, kini disebut sebagai duta kecil budaya Riau. Pemerintah setempat sempat mengatakan fenomena ini menjadi promosi gratis bagi pariwisata Riau.

Kisah dari Sungai Kuantan ke Sirkuit Mandalika ini membuktikan bahwa warisan lokal bisa menembus batas, menyatukan budaya tradisi dengan olahraga dunia. Rayyan pulang ke Riau membawa cerita dan bukti bahwa budaya bisa menghubungkan Sungai Kuantan dan Sirkuit Mandalika.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore