
Apriyani/Fadia berhasil menandai comeback dengan mengalahkan Rachel/Febi di babak pertama Hongkong Open 2025. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dipastikan tak akan ikut serta dalam SEA Games 2025. Duet ganda putri Indonesia itu tak masuk dalam proyeksi karena pesta olahraga se-ASEAN tersebut dianggap sudah bukan levelnya lagi.
Kepastian itu disampaikan oleh pelatih ganda putri utama Pelatnas PBSI, Karel Mainaky. Ia menyebut tengah menyiapkan tiga pasangan untuk turun di SEA Games 2025 dan Apriyani/Fadia bukan salah satunya.
"Ya saya untuk sementara yang ini, yang tiga partner baru aja untuk SEA Games ya. (Kalau) Apriyani/Fadia untuk sementara enggak," kata Karel di Pelatnas PBSI, Rabu (24/9).
Tiga pasangan baru yang dimaksud oleh Karel adalah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Feby Setianingrum, dan Lanny Tria Mayasari/Amalia Cahaya Pratiwi. Mereka memang baru diduetkan pada tur Asia pada awal bulan ini.
"Ya saya lebih pengen yang tiga pasang ini untuk dikasi kesempatan bermain. Terus dikasih, orang bilang kan walaupun lawan, ya kalau kita pikir mungkin lawan enggak terlalu, tapi kan beban juga kalau kita kasih target," katanya.
Sementara untuk Apriyani/Fadia, Karel menilai SEA Games 2025 bukanlah ajang yang setara untuk mereka. Sebab level pasangan itu sudah lebih tinggi dari kejuaraan multi event.
"Ya seharusnya ya. Seharusnya ya (level Apriyani/Fadia di atas SEA Games)," jelasnya.
Duet Apriyani/Fadia memang bukan pasangan baru dan sembarangan. Mereka sudah berduet sejak lama, tepatnya dari 2022. Medali emas SEA Games pun pernah diraih pasangan ini pada edisi 2021 (2022) di Vietnam.
Selain itu, Apriyani Rahayu juga pernah mencatat ranking terbaik dengan mencapai top 4 dunia. Mereka tercatat tiga kali juara di turnamen Super 500 hingga 750. Dari mulai Malaysia Open 2022, Singapore Open 2022, hingga Hong Kong Open 2023, serta runner up Kejuaraan Dunia 2023.
Adapun pada SEA Games 2023 di Phnom Penh, Kamboja, ganda putri termasuk sukses besar. Medali emas berhasil diraih oleh duet Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dan medali perak melalui Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose.
Nah di SEA Games 2025, siapapun yang akan turun dari tiga pasangan sekarang, diharapkan dapat mempertahankan emas yang ditorehkan dua tahun lalu.
"Ya udah kita harus berusaha dengan yang kita ini ya, kita harus yakinin ya," jelas Karel Mainaky.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022