alexametrics

PON XXI 2024 Aceh-Sumut bakal Pertandingkan 67 Cabang Olahraga

25 Februari 2022, 15:46:23 WIB

JawaPos.com-Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Kemarin agenda PON XXI resmi dideklarasikan di pendapa gubernur Aceh. Deklarasi dilakukan setelah rapat koordinasi membahas kesiapan PON pertama di dua provinsi tersebut.

Stakeholder seperti Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (pur) Marciano Norman, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dan Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI (pur) Edy Rahmayadi hadir dalam deklarasi tersebut.

Rencananya, PON XXI mempertandingkan 67 cabang olahraga (cabor). Sebanyak 33 di Aceh dan 34 lainnya di Sumut. Namun, ada dua yang masih menunggu kepastian. Yakni, muay thai yang masih menunggu penyelesaian organisasi serta binaraga yang menunggu hasil tes doping.

Nova Iriansyah mengawali rapat koordinasi dengan melaporkan kesiapan provinsi yang dipimpinnya. Pihaknya menyampaikan target pekerjaan tahun ini. Di antaranya, menetapkan sebaran lokasi cabor, usulan pembangunan, penyusunan masterplan, pembentukan panitia besar (PB) PON, pembangunan sarana-prasarana, penetapan technical delegate (TD), dan rapat koordinasi lanjutan.

Rencananya, tahun depan pihaknya sudah melaksanakan chef de mission (CdM) meeting pertama dan entry by number. ’’Kompleks Stadion Kuta Malaka akan menjadi lokasi pembukaan PON XXI selain menjadi tempat pertandingan sepak bola,’’ sebut Novi.

Edy Rahmayadi tak mau kalah. Menurut Edy, pihaknya sudah siap menjadi tuan rumah. ’’Mulai dari sarana-prasarana, akomodasi, transportasi, hingga rumah sakit,’’ ujar Edy.

Marciano Norman berharap PON kali ini lebih baik ketimbang PON Papua. Sebab, ini baru kali pertama PON diselenggarakan di dua provinsi. ’’Koordinasi yang baik antara dua gubernur, dua Kadispora, dua KONI provinsi, saya yakin PON kali ini lebih baik dari sebelumnya,” tambah Marciano.

Selain itu, kualitas pembinaan olahraga otentik dijadikan isu pada PON 2024. Yaitu, penekanan jumlah mutasi atlet agar dapat mengukur pembinaan olahraga prestasi di daerah. Dengan begitu, PON menjadi momen untuk evaluasi kinerja organisasi olahraga serta dukungan pemerintah daerah dalam hal olahraga prestasi.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali menuturkan, penyelenggaraan PON di dua provinsi merupakan hal baru. ’’Belum ada kita pengalaman mengadakan di dua tempat, beberapa pertimbangan, menyelenggarakan di dua provinsi agar mempercepat pemerataan tuan rumah PON,’’ bebernya.

Menurut dia, PON diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Jika terdapat puluhan provinsi yang belum mendapatkan kesempatan sebagai tuan rumah PON, butuh waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk suatu daerah mendapatkan giliran sebagai tuan rumah.

Zainudin mengingatkan agar pembinaan atlet digencarkan oleh tuan rumah agar berprestasi. ’’Silakan daerah mempersiapkan atlet berprestasi, tapi jangan menghalalkan segala cara,” tegasnya.

Cabor yang Dipertandingkan di PON XXI
33 Cabor di Aceh:
Aero sport, anggar, angkat berat, angkat besi, arung jeram, bisbol/sofbol, berkuda (pacuan), basket, bola tangan, bridge, dayung, hapkido, judo, kempo, korfball, kurash, layar, menembak, muay thai (masih menunggu penyelesaian organisasi), panahan, panjat tebing, petanque, rugbi, selam, selancar ombak, sepak bola, sepak takraw, sepatu roda, soft tennis, tarung derajat, tenis lapangan, triatlon, dan woodball.

34 Cabor di Sumut:
Akuatik, atletik, balap sepeda, barongsai, berkuda equestrian, bermotor, biliar, binaraga (menunggu hasil tes doping), bola voli, boling, bulu tangkis, catur, kriket, dance sport, drum band, e-sport, gateball, golf, gulat, hoki, jujitsu, kabaddi, karate, kick boxing, pencak silat, sambo, senam, sepak bola (putri) & futsal, ski air, squash, taekwondo, tenis meja, tinju, dan wushu.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : raf/c17/bas

Saksikan video menarik berikut ini: