
Marc Marquez dalam peluncuran Repsol Honda 2023 di Madrid, Rabu (22/2). MotoGP.com
JawaPos.com – Pembalap HRC Marc Marquez menantikan momen menjajal balapan perdana MotoGP di Sirkuit Internasional Buddh di India, akhir pekan ini. Tapi, ada kekhawatiran banyak pihak terkait balapan di sana.
"Saya sangat bersemangat untuk bertemu dengan semua penggemar di India. Selalu menjadi momen yang menyenangkan ketika kami membawa MotoGP ke negara baru, orang-orang baru, dan penggemar baru untuk berbagi olahraga dan semangat kami," kata Marquez, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (21/9).
Sirkuit Buddh yang berada di tengah masyarakat India yang sangat akrab dengan transportasi sepeda motor, memiliki panjang 4,96 km dan diperkirakan menghasilkan putaran balap yang mendebarkan.
Terlebih, sirkuit ini memadukan lintasan lurus yang panjang, tikungan tajam, dan beberapa sudut yang memerlukan kelihaian teknis para pembalap untuk mencari peluang menjadi yang terdepan pada MotoGP putaran ke-13 ini.
Marquez mengatakan akan belajar dengan cepat, berusaha untuk meningkatkan kecepatan, serta memahami 13 tikungan tajam di Buddh sesegera mungkin bersama Honda RC213V yang dia tunggangi.
"Kami perlu bekerja keras untuk memahami segalanya tentang trek dan situasi kami dengan motor. Tujuannya adalah untuk memiliki akhir pekan yang baik, terus berkembang, dan menjalani balapan yang bagus," ujar Marquez.
Di sisi lain, rekan satu timnya, yaitu Joan Mir berharap trek baru juga bisa membawa peruntungan baru setelah MotoGP San Marino yang berakhir sulit buatnya.
"Mengunjungi tempat baru selalu menyenangkan. Saya sering melihat di media sosial bahwa banyak penggemar yang berasal dari India, jadi menurut saya sangat penting dan menyenangkan untuk bertemu dengan mereka," kata Mir.
"Treknya sendiri sepertinya akan menarik dengan banyak elemen berbeda. Ada banyak hal yang perlu dipahami saat pergi ke sirkuit baru, jadi penting untuk melakukan setiap langkah dengan baik," imbuhnya.
Mungkin, itu komentar positif yang dilontarkan dua pembalap HRC jelang balapan. Faktanya, banyak pihak mengeluh dengan birokrasi dan faktor kebersihan makanan di sana.
Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta, telah menduga itu sejak awal. Apalagi, GP India merupakan ajang pertama dalam menggelar MotoGP musim ini. Dan, prediksi itu terungkap satu persatu.
Sebagaimana yang dialami sejumlah tim yang mengalami kesulitan dan kecemasan dari hal-hal administratif, kargo, visa sampai birokrasi terhadap para wartawan asing.
Paling menjadi perhatian adalah faktor makanan di Negeri Taj Mahal tersebut. Mereka khawatir usus mereka bakal terinfeksi apabila mengonsumsi itu.
Berdasarkan rekaman di medsos terkait makanan dan apapun berlatar belakang India, reaksinya memang mengundang respon menggelitik. Apalagi, jika bicara soal pengolahan makanan di India, atau netizen biasa menyebutnya makanan ala Prindavan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
