
GOR Sahabat, Semarang, menjadi tempat pembukaan IBL 2020 pada 10 Januari 2020.
JawaPos.com – Indonesian Basketball League (IBL) 2021 resmi bergulir pada Rabu mendatang (10/3). Sebab, Polri telah menerbitkan izin keramaian pada Jumat malam (5/3). Dengan begitu, IBL akan menjadi kompetisi olahraga lokal pertama yang berlangsung sejak pandemi.
Ini sekaligus akhir dari rangkaian panjang perjalanan izin IBL. Awalnya, IBL 2021 bakal diadakan pada 16 Januari. Namun, kondisi belum membaik. Mereka belum mendapat izin keramaian. Akibatnya, penyelenggaraan IBL ditunda pada Maret.
Padahal, sejak Desember tahun lalu, mereka siap melakukan berbagai simulasi. Setelah operator berkoordinasi dengan Kemenpora, BNPB, Polri, dan Kemenkes, akhirnya disepakati IBL bisa bergulir lagi dengan aturan-aturan khusus.
Dirut IBL Junas Miradiarsyah mengakui, izin yang sudah mereka kantongi menjadi tanggung jawab besar. ”Kami tidak mengejar siapa yang lebih dulu atau keberapa. Yang terpenting, kami diberi kepercayaan untuk bisa menjalankan apa yang sudah kami rencanakan. Keberhasilan event juga bergantung kepada semua yang terlibat,” ujarnya dalam sesi konferensi pers virtual kemarin (6/3).
Pada fase pertama, IBL akan dimulai pada 10 Maret hingga 10 April di Robinson Cisarua Resort, Bogor. Ada empat seri yang bakal tersaji selama fase itu. Setiap seri berlangsung selama enam hari. Setelah itu, ada jeda puasa dan Idul Fitri.
Fase kedua baru dimulai pada 23 Mei sampai 6 Juni di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta. Dalam fase tersebut, ada babak playoff hingga final. Semua pertandingan akan disiarkan secara langsung dan tanpa penonton.
Untuk fase pertama nanti, Junas menyebutkan bahwa ada 474 orang yang terlibat. Mulai pemain, ofisial, panitia, hingga petugas layanan di venue. Ring 1 yang merupakan lapangan pertandingan hanya dibatasi untuk 50 orang saja.
”Dengan menerapkan sistem gelembung, semua yang terlibat bakal masuk venue dan dikarantina selama kegiatan berlangsung. Mereka tidak bisa keluar sampai event selesai. Ada sanksi dan manual book yang sudah kami siapkan,” jelas Junas.
Pemain Prawira Bandung Diftha Pratama antusias ingin segera turun ke lapangan dalam hitungan hari lagi. Apalagi, mereka melakukan persiapan sejak beberapa bulan lalu.
Baca Juga:
Tampil Sensasional, Juara Dunia Junior asal Indonesia Hajar Unggulan 8
Banjir Kesalahan, Eks Juara Dunia Junior Indonesia Dihabisi No 1 India
Juara Dunia Junior Tiga Kali Bantai Telak Sang Pembunuh Raksasa
”Setiap tim pasti punya target masing-masing. Secara pribadi, saya ingin capai yang lebih baik daripada sebelumnya. Yang penting sih, semua bisa sehat biar kompetisi ini makin kompetitif,” kata Diftha.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
