
Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari menargetkan clean sheet saat menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya bersiap menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada pekan ke-25 Super League 2025/2026. Duel panas itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Sabtu (7/3/2026) malam.
Laga ini tidak sekadar perebutan tiga poin bagi Persebaya Surabaya. Tim berjuluk Green Force juga membawa misi besar untuk meredam agresivitas lini serang tuan rumah yang dikenal tajam di kandang sendiri.
Di tengah tekanan tersebut, penjaga gawang utama Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, datang dengan target pribadi yang cukup jelas. Ia ingin membawa pulang clean sheet dari Samarinda.
Ambisi itu tentu bukan sekadar catatan statistik bagi kiper tim nasional Indonesia tersebut. Clean sheet dianggapnya sebagai simbol keberhasilan kerja kolektif seluruh pemain selama 90 menit pertandingan.
Ernando menegaskan, peluang mencatatkan clean sheet tetap terbuka meski menghadapi tim kuat seperti Borneo FC. Namun syarat utamanya adalah seluruh pemain harus tampil disiplin dan kompak sepanjang pertandingan.
Menurutnya, pertahanan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemain belakang. Semua pemain di lapangan harus ikut berkontribusi menjaga keseimbangan permainan.
“Target clean sheet pasti ada sebagai saya personal sebagai goalkeeper. Tapi clean sheet itu kita bisa upayakan jikalau tim kita jadi satu, kompak, dan kita mungkin bisa jadi keluarga di pertandingan itu. Clean sheet itu akan terwujud,” ungkap Ernando Ari.
Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya chemistry di dalam tim. Ernando percaya kekompakan menjadi faktor utama untuk meredam tekanan dari tim tuan rumah.
Hal itu sangat relevan mengingat Borneo FC dikenal memiliki lini serang berbahaya. Serangan cepat dan tekanan tinggi sering menjadi senjata utama mereka saat bermain di Stadion Segiri.
Situasi itu membuat lini belakang Persebaya Surabaya harus tampil disiplin sejak menit pertama. Kesalahan kecil bisa langsung dimanfaatkan oleh pemain depan lawan.
Ernando sendiri menyadari pertandingan di Samarinda hampir selalu berjalan sulit bagi tim tamu. Atmosfer stadion yang panas kerap menjadi faktor tambahan yang membuat tekanan meningkat.
Meski demikian, ia tetap percaya diri dengan kemampuan timnya. Persiapan yang dilakukan dalam beberapa sesi latihan dinilai cukup untuk menghadapi pertandingan penting tersebut.
Selain kesiapan taktik, mental pemain juga menjadi perhatian utama. Ernando menilai ketenangan dalam menghadapi tekanan akan menentukan jalannya pertandingan.
Bagi seorang kiper, menjaga fokus selama 90 menit bukan perkara mudah. Apalagi jika lawan terus memberikan tekanan lewat berbagai variasi serangan.
Namun pengalaman bermain di banyak pertandingan besar membuat Ernando cukup terbiasa dengan situasi tersebut. Ia tahu bagaimana menjaga konsentrasi meski pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022