
Anthony Ginting
JawaPos.com-Rasmus Gemke gagal melanjutkan tren kemenangannya atas Anthony Sinisuka Ginting. Sempat mengejutkan dengan memukul Ginting pada babak pertama All England 2020, Gemke tumbang pada perempat final Yonex Thailand Open 2020 hari ini (15/1).
Bertarung di Impact Arena, Bangkok, Gemke memberikan perlawanan sangat bagus pada awal pertandingan. Bahkan, pemain nomor 17 dunia tersebut berhasil merebut game kedua.
Namun, Gemke dibantai habis-habisan oleh Ginting pada game ketiga dan kalah dengan skor 14-21, 21-19, dan 5-21.
Baca Juga: Aksi Gila No 1 Indonesia, Bikin 13 Angka Beruntun, Lolos ke Semifinal!
Di awal game pertama, Gemke sempat menyamakan kedudukan menjadi 14-14. Tetapi Ginting melesat dan mencetak tujuh angka beruntun untuk menutup game pembuka itu dengan kemenangan 21-14.
Pada game kedua, Gemke berhasil menang karena unggul lebih dulu dalam kondisi sangat jauh, 16-8. Ginting memang sempat mengejar dan memberikan tekanan intens. Tetapi Gemke mampu tetap mempertahankan momentum dan akhirnya memaksa pertandingan menuju game penentuan.
Di game terakhir, terlihat bahwa kualitas teknik dan fisik Ginting berada satu level di atas Gemke. Dalam situasi unggul 8-5, Ginting tiba-tiba menginjak gas sangat kencang, mencetak 13 angka beruntun, dan langsung memastikan tiket semifinal pada turnamen Super 1000 tersebut.
Walau dihajar telak, Gemke mengatakan bahwa itu adalah pertandingan yang sangat baik. "Saya merasa bermain cukup bagus sepanjang pertandingan dan saya harus bertarung di level tertinggi sepanjang waktu. Saya kira, saya kehilangan fokus pada saat-saat akhir. Dan secara fisik memang sangat berat ketika kamu harus bermain dalam level yang tinggi sepanjang waktu. Ini sangat berat," ucap Gemke dikutip dari situs resmi BWF.
Photo
Rasmus Gemke saat berhadapan dengan Anthony Sinisuka Ginting di perempat final Yonex Thailand Open 2020. (Badminton Photo)
"Dia (Ginting) adalah pemain kelas dunia, top four di dunia, dia adalah jenis pemain yang harus saya hadapi jika saya ingin meningkatkan peringkat dunia," kata Gemke lagi.
"Banyak hal yang perlu ditingkatkan. Saya merasa saya meningkat, tetapi saya memang harus lebih konsisten lagi sepanjang waktu. Mereka bermain sangat baik, jadi jika kamu tidak fokus sepanjang waktu, mereka akan berlari menjauh," tambah pemain berusia 24 tahun itu.
Sementara itu, Ginting merasa bersyukur bahwa dia berhasil bermain baik pada hari ini. Pada game kedua, kata Ginting, Gemke bermain dengan solid. Dia selalu menekan ke semua sisi lapangan.
"Namun pada game terakhir, saya tidak ingin mengulangi kesalahan. Saya berusaha untuk mempersiapkan diri dengan baik pada game ketiga dan saya lihat dia kelelahan. Jadi saya menekan dia ke semua sisi lapangan," ucap Ginting.
Pada semifinal besok (16/1), Ginting akan berhadapan dengan pemain Denmark lainnya, Viktor Axelsen. Di perempat final, Axelsen mengalahkan rekan senegara Ginting, Jonatan Christie.
"Ini adalah semifinal pertama saya pada 2021. Laga besok jelas akan sangat berat. Saya akan memulihkan kondisi dan mempelajari lawan saya," ucap Ginting.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022