Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2020 | 19.03 WIB

Timnas Dibantai 0-3, Kapten Korsel: Serangan Indonesia Sebetulnya Baik

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Seperti yang sudah diprediksi, tim nasional bola voli putri Indonesia mendapatkan hasil buruk pada kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Pada ajang yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, tersebut, Indonesia kalah dua kali dalam dua pertandingan perdana.

Pada laga pertama Grup B, Indonesia dihajar Korea Selatan dengan skor sangat telak, 3-0 (25–18, 25–10, 25–9). Di pertandingan kedua, Indonesia juga kandas dengan skor identik. Menghadapi Kazakhstan, kita juga keok 0-3 (22-25, 23-25, 18-25). Padahal Kazakhstan mayoritas memainkan barisan pemain junior.

Dua kali kalah membuat Indonesia gagal melaju ke semifinal. Artinya, kita sudah pasti gagal ke Olimpiade Tokyo 2020.

''Indonesia sebetulnya bermainsangat baik pada set pertama, terutama dalam serangan,'' kata kapten Korea Selatan Kim Yeon-koung di situs resmi FIVB. ''Namun, kami mencoba untuk bermain dengan ciri khas permainan kamil. Kami selalu menekan mereka dengan servis dan serangan yang efektif pada set kedua dan ketiga. Saya sangat bahagia bisa menang dalam tiga set langsung,'' imbuhnya.

Photo

Bintang Korsel Lee Jae-yeong melepaskan spike ke pertahanan Indonesia. Timnas Voli Putri Indonesia kalah dua kali dalam dua laga pertama grup B kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. (PP PBVSI)

Pada laga melawan Korsel, pelatih Indonesia Octavian memainkan enam pemain inti yang meraih perunggu SEA Games 2019. Yakni Arsela Nuari, Megawati Hangestri, Wilda SN Sugandi, Shella Bernadetha, Tri Retno Mutiara, dan Ratri Wulandari.

Tim Indonesia sejatinya bermain sangat baik pada set pertama melawan Korsel. Namun, pada set kedua dan ketiga, Wilda dkk selalu tertekan dan tak mampu untuk mengimbangi lawan.

''Anak-anak bermain bagus di set pertama. Poinnya bisa kejar-kejaran. Cuma kami kalah pengalaman. Anak-anak sudah lumayan, bisa mengimbangi permainan Korsel,” kata pendamping tim Indonesia, Ernita Pongky dalam siaran pers yang dikutip dari Antara.

Menurut Ernita, level permainan tim Indonesia memang masih di bawah Korsel. Dia mengakui bahwa timnas bola voli putri minim pengalaman tampil pada ajang besar internasional. Sementara itu, Korsel yang sudah sering mengikuti berbagai turnamen kelas dunia.

Setelah melawan Kazakhstan, Indonesia menutup fase grup dengan bertanding melawan Iran hari ini (9/1). Sama seperti ini Indonesia, Iran juga kalah masing-masing dengan skor 0-3 melawan Korsel dan Kazakhstan.

Kualifikasi Olimpiade voli putri zona Asia ini memang sangat berat. Sebab, hanya satu tim saja, yakni sang juara, yang berhak meraih satu tiket ke Olimpiade Tokyo 2020.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore