Putri Kusuma Wardani saat beraksi di Korea Masters 2024. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Putri Kusuma Wardani akhirnya juara lagi. Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia itu sukses mengakhiri puasa gelar selama 952 hari setelah menjadi yang terbaik dalam BWF World Tour Super 300 Korea Masters 2024, Minggu (10/11).
Putri KW memastikan gelar Korea Masters 2024 setelah melibas wakil Tiongkok, Han Qian Xi, pada partai final yang berlangsung di Iksan Gymnasium, Korea Selatan. Putri menang dengan skor identik 21-14, 21-14.
Keberhasilan Putri KW meraih gelar juara ini sebenarnya sudah ditunjukkan dengan penampilannya yang sangat meyakinkan sejak awal. Dia langsung memegang kendali permainan atas Han Qian Xi. Strategi kombinasi pukulan lob panjang dan drop shot menyilangnya sukses membuat dia unggul 6-2.
Putri KW sempat lengah dan Han Qian Xi coba memanfaatkannya dengan baik untuk memangkas jarak jadi 7-5. Tapi, pemain binaan PB Exist Jakarta itu meresponsnya dengan cepat dan mampu mencapai interval 11-6.
Usai jeda, Putri Kusuma Wardani terlihat semakin nyaman dengan permainannya. Serangan demi serangan terus dilancarkan pemain berusia 22 tahun ini dan sukses membuat lawannya kerepotan untuk unggul 17-11.
Dominasi Putri KW semakin tak terbantahkan lagi setelahnya. Pergerakannya yang cantik membuat dia seolah menari di lapangan dan perolehan angkanya terus melesat sekaligus menutup gim pertama dengan 21-14.
Pada gim kedua, giliran Han Qian Xi yang mencoba memegang kendali permainan. Tapi, Putri Kusuma Wardani tak tinggal diam. Dia hanya berikan lawannya satu kesempatan memimpin untuk kemudian berbalik unggul 7-1 pada awal gim.
Kelengahan kembali dialami Putri KW setelah unggul jauh. Diawali dengan kesalahan yang tak perlu, Han Qian Xi coba menekan dan memperkecil ketertinggalan jadi 7-6.
Wakil Tiongkok itu juga makin percaya diri dan akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 9-9 pada gim kedua. Beruntung Putri KW langsung bangkit lagi dan mendapatkan interval gim kedua dengan 11-9.
Saat interval, Pelatih Herli Djaenudin menginstruksikan Putri untuk lebih fokus dan tenang. Pemain yang juga polisi wanita (polwan) itu memperlebar keunggulannya lagi jadi 15-10.
Putri Kusuma Wardani tak mau mengulangi kesalahan dan kelengahan yang sama saat memasuki akhir gim kedua. Dia coba menyelesaikan pertandingan dengan tenang dan cerdik untuk memastikan kemenangan 21-14.
Kemenangan ini membuat Putri Kusuma Wardani akhirnya jadi juara setelah dua kali gagal pada tahun ini. Sebelumnya dia harus puas jadi runner-up di Taipei Open 2024 (Super 300) dan Hongkong Open 2024 (Super 500) karena kalah pada partai final.
Selain itu, keberhasilan di Korea Masters 2024 ini terasa istimewa bagi Putri Kusuma Wardani karena dia bukan hanya mampu meraih gelar perdana pada tahun ini, tapi sekaligus melepas dahaganya jadi juara.
Ya, Putri KW ternyata sudah puasa gelar sangat lama. Terakhir kali pelapis Gregoria Mariska Tunjung itu naik podium tertinggi dalam BWF adalah pada Orleans Masters 2022 pada 3 April 2022. Artinya, sudah 952 hari yang lalu Putri KW jadi juara.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
