
Logo dan Maskot PON 2016
JawaPos.com - Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Raja Sapta Ervian mengatakan, juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat adalah harga mati.
Sebagai juara bertahan di PON, kontingen DKI Jakarta akan berusaha sekuat tenaga mempertahankan mahkota juara yang ada dalam genggaman. Bagaimana caranya, tak lain adalah dengan mempersiapkan diri dengan baik.
“DKI Jakarta sebagai barometer pembinaan olahraga nasional harus menjadi yang terbaik di PON. Ada 573 nomor pertandingan di PON Jabar 2016 yang akan diperebutkan oleh 34 provinsi, dan DKI Jakarta harus meraih yang terbanyak untuk menjadi juara umum,” ujar Raja Sapta Ervian pada acara halal bihalal yang berlangsung di gedung KONI Provinsi DKI Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Eyi, sapaan akrab Raja Sapta Ervian, kembali mengingatkan kepada atlet maupun pelatih cabang olahraga bahwa bulan Agustus ini merupakan awal dari pertempuran atlet dalam memperebutkan tiket ke PON lewat babak kualifikasi atau Pra PON. Pada Pra PON itu, DKI diharapkan bisa meloloskan sebanyak mungkin atlet, kapan perlu masuk di 573 nomor yang dipertandingkan di PON nanti.
“Kita sudah merebut mahkota juara itu dengan sudah payah di PON XVIII Riau 2012. Oleh karena itu mahkota tersebut harus dipertahankan dengan persiapan yang matang. Salah satu caranya adalah dengan meloloskan atlet sebanyak mungkin pada Pra PON yang sudah dimulai sejak sekarang,” kata Eyi.
Untuk mendukung prestasi atlet DKI Jakarta di Pra PON, katanya, KONI DKI Jakarta akan berusaha melayani kebutuhan atlet termasuk mengadakan peralatan latihan yang dibutuhkan. Namun kendala dalam penyediaan peralatan adalah keharusan mengikuti lelang pembelian barang yang dalam hal ini bisa memakan waktu yang cukup panjang.
“Kita menyadari butuh dana yang besar untuk mempersiapkan atlet berprestasi. Karenanya diperlukan anggaran tambahan dari dana hibah yang kini diterima KONI DKI sebesar Rp200 miliar. Kita sedang menunggu jawaban dari Gubernur DKI Jakarta atas sisa anggaran tahun lalu sebesar Rp65 miliar apakah dapat digunakan untuk membeli peralatan atau tidak,” lanjut Eyi.
Berbanding lurus dengan persiapan atlet di Pelatda, KONI DKI Jakarta dituntut untuk kerja cepat melayani kebutuhan atlet dan pelatih di lapangan. Jangan berleha-leha lagi karena pelaksanaan Pra PON dan PON sudah semakin dekat. (bam/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
