
Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali, di kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5). (Istimewa)
JawaPos.com - Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menyesalkan aksi tindakan pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum (Waketum) PSI Ronald A Sinaga alias Bro Ron. Ia meminta aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut.
"Tentunya kami sangat memprihatinkan peristiwa yang terjadi semalam terhadap pemukulan, terhadap kekerasan yang terjadi terhadap kader kami. Tapi ini bukan karena tentang kader kami, tapi ini adalah untuk seluruh masyarakat Indonesia," kata Ahmad Ali di kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5).
Ia berharap, aparat kepolisian dapat mengusut kasus dugaan pemukulan terhadap Bro Ron. Ia menegaskan, Indonesia merupakan negara hukum, sehingga setiap kesalahan perlu dipertanggungjawabkan.
"Tentunya kami minta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas. Bahkan kalau kemungkinan ada orang-orang tertentu yang membacking ini, ya saya minta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dan menyampaikan kepada publik supaya kemudian peristiwa ini tentunya kita harapkan tidak lagi terulang," tegasnya.
Meski demikian, Ahmad Ali mengaku tidak mengetahui kronologi peristiwa tersebut. Namun, ia menyebut peristiwa itu terjadi saat Bro Ron melakukan kerja-kerja advokasi.
"Saya kurang tahu persis karena dia tidak sedang melaksanakan tugas partai. Dia sedang melaksanakan tugas dia sebagai pendamping atau advokasi, sehingga saya tidak tahu persis seperti apa kronologisnya," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, kasus pemukulan yang menimpa Waketum PSI, Ronald A Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron, berakhir di tangan kepolisian. Polsek Menteng bergerak cepat mengamankan dua pria yang diduga menjadi pelaku penganiayaan tersebut.
Insiden ini mendadak viral setelah terekam kamera dan diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (5/5).
Dalam video tersebut, terlihat suasana sempat memanas sebelum pemukulan terjadi. Seorang pria berbaju krem tampak berusaha mengajak bicara Bro Ron, namun Ronald terlihat berusaha menghindari interaksi tersebut.
Situasi berubah mencekam ketika seorang pria lain berbaju hitam tiba-tiba melayangkan pukulan keras ke arah wajah Bro Ron. Pria berbaju krem pun ikut menghampiri korban dan melayangkan pukulan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
