
Atlet sepatu roda Kabupaten Malang dan Tulungagung mengikuti latihan di sirkuit Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/7). (Danang/Radar Malang)
JawaPos.com – Lintasan sepatu roda di Stadion Kanjuruhan masih membutuhkan perbaikan di beberapa titik lokasi. Meski begitu, sirkuit tersebut masih bisa digunakan untuk atlet maupun masyarakat umum.
Seperti yang dilakukan atlet yang tergabung dalam Tulungagung Inline skate (TIS) yang berlatih bareng dengan komunitas sepatu roda Kanjuruhan Inline Skate (KIS), Minggu (2/7). Ada 15 atlet muda TIS yang ikut latihan bersama di lintasan. Mereka berusia antara 6 tahun hingga 15 tahun.
Pelatih TIS Muhammad Abdul Azza mengatakan, kedatangannya selain untuk silaturahmi, juga mengasah kemampuan anak didiknya di area sesungguhnya. Pasalnya, di daerah Tulungagung belum ada fasilitas yang bisa digunakan untuk sepatu roda. "Selama ini kami rutin latihan di halaman parkir GOR Lembu Peteng," ujarnya.
Azza mengatakan, banyak atlet sepatu roda di kotanya yang masih berusia muda dan pemula. Agenda ini dijadikan untuk mengenalkan lintasan sesungguhnya untuk atlet muda ini. "Kami hanya latihan, berfokus kepada penguatan teknik agar suasananya serasa seperti kompetisi. Jadi, kami main di lintasan ini," pungkasnya.
Sementara itu, Pelatih KIS Muhammad Wahidin menyambut hangat kedatangan atlet sepatu roda dari Tulungagung. Momen seperti ini bisa dijadikan ajang untuk bertukar pikiran bersama. “Senang ada yang sambang, semakin banyak teman dan komunitas yang membuat anak-anak termotivasi untuk belajar dan latihan lebih giat," ujarnya.
Lintasan di sekitar Stadion Kanjuruhan Malang ini memiliki panjang 200 meter, itu pun tidak terlihat sempurna karena masih adanya pembangunan. Sementara fasilitas pendukung seperti pagar pengaman terlihat ada yang rusak dan berkarat.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
