Ilustrasi Bendera Swiss (Unsplash/Aleks Marinkovic)
JawaPos.com – Sejak abad ke-14, salib putih dengan latar belakang merah telah menjadi lambang tentara Swiss. Ketika konstitusi federal Swiss diadopsi pada tahun 1848, salib putih di kotak merah menjadi bendera nasional resmi negara tersebut.
Melansir dari EDA (Eidgenössisches Departement für auswärtige Angelegenheiten), ada sebuah alasan bersejarah mengapa bentuk dari bendera nasional negara Swiss tersebut memiliki bentuk persegi yang membedakannya dari bendera negara lain.
1. Sejarah
Akar dari bendera merah dengan salib putih dimulai pada pertempuran Laupen di kanton Bern pada tahun 1339.
Untuk membedakan diri mereka dari pihak lain di medan perang, tentara Swiss telah menjahit salib putih pada surat berantai mereka. Belakangan, salib muncul di senjata dan spanduk tentara Swiss.
Pada masa Republik Helvetik (1798–1803), Napoleon Bonaparte menetapkan bahwa Swiss akan mengadopsi bendera tiga warna dengan warna hijau, merah dan kuning.
Baca Juga: Tekan Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Swiss Akan Ajukan Regulasi Penjualan Kokain Secara Legal
Hal ini memberi Swiss bendera nasional pertamanya. Segera setelah penghapusan Republik Helvetik, bendera tersebut juga ditinggalkan.
Desain bendera Konfederasi Swiss saat ini dibuat pada tahun 1840. Di Swiss, istilah "Fahne" digunakan sebagai pengganti "Flagge", yang digunakan di Jerman. Sejarawan tidak sepakat mengapa warna latar belakangnya merah.
Ada yang mengira warna ini mengacu pada darah Kristus, sementara ada pula yang menduga warna merah berasal dari bendera Bernese pada saat itu.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
