
Sebastien Robin saat ini menjadi buronan polisi. (Daily Mail UK & EPA)
JawaPos.com - Polisi memburu seorang pria bersenjata berusia 36 tahun, yang diduga membunuh dua orang dan melukai seorang lainnya di sebuah tempat wisata di Swiss (11/12).
Sebastien Robin diduga menembaki beberapa orang di kota Sion, Swiss sekitar pukul 8 pagi waktu setempat sebelum melarikan diri, kata petugas di negara bagian Valais.
Pengejaran terhadap Robin sedang dilakukan, pelaku dikatakan menembaki para korbannya di perusahaan lukisan Sarosa di daerah Ronquoz, dan kemudian di daerah Potences di kota kecil tersebut.
Polisi mengungkapkan jika Robin tampaknya telah mengenal para korbannya, akan tetapi mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut atau menjelaskan mengapa dia melepaskan tembakan.
Polisi menggambarkannya sebagai buronan yang 'berbahaya' dan mendesak anggota masyarakat untuk tidak mendekatinya.
"Dua orang tewas dan seorang lainnya terluka," kata polisi, seraya menambahkan bahwa motif Robin melakukan penembakan masih belum diketahui.
"Menurut temuan awal, pelaku mengenal para korbannya," lanjut pihak polisi seperti yang dikutip Daily Mail UK.
Blokade jalan telah dipasang di sekitar kanton Valais dalam upaya untuk menghentikan pria bersenjata itu melarikan diri dari negara tersebut. Perbatasan antara Swiss dan Italia yang berjarak sekitar 50 mil.
Jaksa penuntut setempat membuka penyelidikan pembunuhan dan mendesak para saksi untuk datang ke Sion, sebuah kota berpenduduk sekitar 35.000 orang di barat daya negara itu.
Swiss, yang memiliki populasi sekitar sembilan juta jiwa, serta memiliki tingkat kepemilikan senjata api yang tinggi.
Small Arms Survey, sebuah organisasi berbasis di Swiss yang memantau tren global dalam kekerasan bersenjata, memperkirakan jumlah senjata api yang dimiliki oleh warga sipil mencapai 2,3 juta.
Swiss mewajibkan wajib militer bagi para pria, yang berarti bahwa semua orang yang berusia antara 18 dan 34 tahun diberi pistol atau senapan yang 'layak pakai' serta pelatihan cara menggunakannya.
Setelah para prajurit menyelesaikan masa wajib militernya, mereka biasanya dapat membeli dan menyimpan senjata dinas mereka. Namun untuk memiliki senjata tersebut, bisa mereka masih memerlukan izin.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
