Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Maret 2026 | 13.51 WIB

Ramadhan Lebih Bermakna : 6 Cara Melatih Mindset Positif Lewat Ibadah Puasa

Latihan bersyukur adalah salah satu cara menumbuhkan mindset positif lewat puasa (freepik) - Image

Latihan bersyukur adalah salah satu cara menumbuhkan mindset positif lewat puasa (freepik)

JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus. Puasa Ramadhan juga menjadi sarana membentuk mindset positif yang berdampak pada kesehatan mental dan spiritual.

Mindset positif membantu seseorang melihat tantangan sebagai peluang untuk bertumbuh. Dalam konteks Ramadhan, pola pikir ini membuat ibadah terasa lebih ringan dan penuh makna.

Menurut APA, pola pikir berperan penting dalam cara seseorang merespons stres dan perubahan hidup. Ramadhan menghadirkan perubahan rutinitas yang bisa menjadi latihan mental.

Selain itu, Harvard Medical School menjelaskan bahwa praktik spiritual dan refleksi diri dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis. Hal ini relevan dalam membangun mindset positif selama puasa.

Berikut 6 cara melatih mindset positif lewat ibadah puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Greater Good Science Center dan Cleveland Clinic, Kamis (5/3) :

1.     Mengubah lapar menjadi latihan syukur

Rasa lapar saat puasa dapat diubah menjadi momen refleksi. Alih-alih mengeluh, Anda bisa menjadikan sebagai pengingat untuk bersyukur atas nikmat makanan.

Menurut Greater Good Science Center, praktik rasa syukur terbukti meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan hidup. Ramadhan intinya memberi ruang untuk melatih kebiasaan ini setiap hari.

Setiap kali berbuka dengan kurma dan air putih, tanamkan kesadaran bahwa makanan adalah karunia. Kebiasaan sederhana ini membentuk pola pikir positif. Dengan rutin bersyukur, hati menjadi lebih tenang. Pikiran pun lebih fokus pada hal baik daripada kekurangan.

2.     Melatih kesabaran sebagai kekuatan mental

Puasa adalah latihan pengendalian diri. Kesabaran yang dilatih selama Ramadhan berdampak pada pola pikir jangka panjang.

Stanford University dalam penelitian tentang pengendalian diri menyebutkan bahwa kemampuan mengendalikan diri berhubungan dengan keberhasilan dan kesejahteraan.

Saat menghadapi antrean panjang atau pekerjaan menumpuk, tarik napas dalam-dalam. Ingat bahwa kesabaran adalah bagian dari ibadah. Intinya semakin sering dilatih maka semakin kuat daya tahan mental seseorang.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore