
Ilustrasi: Aparat dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu menyita 2 burung elang brontok , 6 ekor macan akar, dan hewan langka lainnya di Pelabuhan Bakauheni karena tidak memiliki izin.
JawaPos.com – Berdasarkan penelitian para ilmuwan, maksimal kecepatan manusia berlari adalah 40 mil per jam atau sekitar 64 kilometer per jam. Namun, kecepatan tersebut sebenarnya tertinggal jauh dari kecepatan beberapa jenis hewan salah satunya adalah burung.
Kecepatan merupakan salah satu syarat dasar dalam perjuangan untuk bertahan hidup di lingkungan unggas. Harus ada penerbang yang cepat, baik untuk menangkap makanan, melarikan diri dari predator, atau mencari wilayah baru selama berkembang biak.
Beberapa jenis burung memiliki kecepatan tinggi bahkan mampu melebihi kecepatan lari cheetah yang mendapat predikat hewan tercepat di dunia. Namun untuk menentukan burung tercepat di dunia cukup rumit, karena ada beberapa parameter yang dapat menentukannya.
Mungkin tidak akan pernah dapat memenuhi standar kelengkapan tertentu, apalagi kecepatan burung dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor seperti spesies, usia, kondisi cuaca, terbang dengan tenaga, menukik ataupun meluncur. Faktor-faktor ini adalah fluktuasi kecepatan sebagai sifat-sifat dalam bertahan hidup.
Namun, dalam artikel kali ini memberikan secara umum daftar 10 burung tercepat di dunia dengan kecepatan maksimum dalam kilometer per jam dan beberapa fakta pentingnya. Dilansir dari Money Control, berikut informasinya:
1. Elang Peregrine
Terkenal sebagai burung tercepat di bumi, elang peregrine terbang dengan rata-rata 40-55 kilometer per jam. Mencapai kecepatan hingga 112 kilometer per jam saat mengejar mangsa secara langsung, bahkan mampu memburu mangsanya di ketinggian lebih dari 1 kilometer. Kecepatannya yang luar biasa itu, membantunya menyambar mangsa di udara dengan presisi.
Menariknya lagi, elang satu ini dapat mencapai kecepatan maksimum 320 kilometer per jam saat menyelam untuk menangkap mangsa. Kecepatannya bahkan melebihi mobil balap Formula 1, bahkan top speed pada ajang MotoGP yakni 366,1 kilometer per jam.
Sesuai namanya yang berasal dari bahasa Latin peregrinus yang berarti pengembara, elang jenis ini dapat bermigrasi ribuan kilometer, terutama saat musim bersarang.
2. Elang Emas
Meskipun tidak secepat elang peregrine, elang emas tetap merupakan salah satu burung tercepat. Mampu mencapai kecepatan sekitar 241 kilometer per jam selama penerbangan bertenaga.
Elang ini unggul sebagai penerbang di ketinggian, pernah tercatat mencapai rekor ketinggian yang mencengangkan yaitu 32.000 kaki atau sekitar 9.753 meter.
Meskipun namanya elang emas, namun burung satu ini tidak memamerkan bulu keemasan. Bulunya berwarna coklat tua pekat, dan terkadang berkilau keemasan saat terpancar sinar matahari.
3. Elang Gyr
Jadi spesies elang terbesar, gyrfalcon atau biasa disebut elang gyr adalah pemburu tangguh dengan kemampuan mengejar berkecepatan tinggi mencapai 209 kilometer per jam. Sedangkan saat menukik atau menyelam mampu melesat hingga 241 kilometer per jam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022