
Umuh targetkan Persib bisa juara musim ini.
JawaPos.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku kalau skuadnya ditargetkan juara musim ini. Sebab, Persib menurutnya sudah mengeluarkan modal yang besar. Hingga harus diimbangi dengan hasil apik pada musim ini.
Maung Bandung memang menjadi salah satu kandidat peraih gelar juara Liga 1 musim ini. Sebab, mereka sudah berbebelanja sejumlah pemain bintang. Di antaranya eks Sriwijaya FC, Esteban Vizcarra.
Kondisi ini tentu harus dibarengi oleh prestasi. Maka itu, Umuh ingin melihat anak asuhnya bisa mengangkat piala pada akhir kompetisi 2019 nanti.
"Ya kalau ini kan (sudah keluar) modal besar. Semua juga mencari juara, Persib harus juara. Malu dong," ungkap Umuh kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Untuk melancarkan target tersebut, Umuh mengaku Persib masih bakal mendatangkan sejumlah pemain lokal. Namun, saat ini dia masih merahasiakan bidikannya.
"Sebetulnya tidak harus cepat-cepat, ini (liga) masih lama kan. Mei pun belum tentu digelar, harusnya Persib santai saja. Nanti pemain mah gampang," tandas dia.
Menarik memang menantikan kiprah Persib musim ini. Mereka baru saja menunjuk nakhoda anyar, Miljan Radovic untuk musim depan.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
