
Ekspresi Marc Klok seusai menjebol gawang Lao Toyota FC dari Laos, pada laga lanjutan penyisihan Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari Bogor, Rabu 13/3/19. PSM Makassar menang dengan skor 7-3. Foto: Chandra Satwika/Jawa Pos.
JawaPos.com – ”Hari ini (kemarin), 20 Juli, saya memberi garansi bahwa PSM Makassar akan juara di Piala Indonesia,’’ cetus Marc Klok dalam jumpa pers kemarin di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Ucapan itu dilontarkan dengan keyakinan penuh. Ya, pemain asal Belanda tersebut tak mau lagi timnya hanya meraih predikat nyaris juara.
Sore nanti Klok dan kolega menantang Persija Jakarta dalam leg pertama final Piala Indonesia di SUGBK. Target meraih kemenangan, minimal tidak kalah, dicanangkan agar bisa memuluskan jalan saat melakoni leg kedua di kandang sendiri (28/7).
Photo
Persija Jakarta
Semangat pemain PSM berlipat-lipat. Dendam kesumat musim lalu, ketika Persija berhasil merebut gelar juara Liga 1 di pekan terakhir, masih terasa. Tim Ayam Jantan dari Timur pun harus puas berada di posisi runner-up dengan hanya selisih satu poin. ’’Kali ini kami punya momentum untuk jadi juara. Untuk bawa piala ini ke Makassar dan merayakan di sana,’’ ujar Klok.
Tiket final diraih PSM dengan menempuh jalan yang tidak mudah. Selain harus cerdik mengatur waktu istirahat yang minim karena berbarengan dengan jadwal Liga 1, Klok dkk melakoni perjalanan panjang nan melelahkan di AFC Cup. Proses berliku diharapkan bisa diakhiri dengan piala yang sudah dirindukan selama 19 tahun. ”Setelah melalui itu semua, hanya piala yang mampu membuat kami puas,’’ tegas pelatih PSM Darije Kalezic. PSM Makassar kali terakhir mengangkat trofi bergengsi ketika menjuarai Liga Indonesia musim 1999–2000.
Pelatih berpaspor Swiss itu pun melontarkan psywar kepada lawan. Menurut dia, tekanan lebih besar ada di pundak Persija. Kalezic menilai, musim ini Persija hanya punya kans meraih gelar Piala Indonesia. ’’Karena di liga, setelah apa yang dilalui Persija, kekalahan dan pergantian pelatih, menurut saya mereka sulit jadi juara lagi,’’ paparnya.
Karena itu, Kalezic ingin memanfaatkan momentum tersebut. Dia mengeklaim skuadnya dalam kondisi stabil. Di Liga 1, dua pertandingan terakhir dilalui tanpa kekalahan. Terakhir adalah menekuk Persebaya Surabaya dengan skor 2-1 (17/7). ’’Kami juga dalam mood kemenangan. Setiap pemain tahu persis apa yang akan dilakukannya besok (hari ini),’’ ujarnya.
Satu-satunya kendala, menurut mantan pemain timnas Swiss itu, adalah masih diragukannya Wiljan Pluim untuk bermain. Pluim mengalami sedikit cedera setelah melawan Persebaya. ’’Dia berlatih sendiri di Makassar. Tapi, malam ini (kemarin, Red) dia terbang menuju Jakarta. Semoga besok (hari ini) bisa bermain,’’ paparnya.
Tapi, jika kondisi Pluim tidak memungkinkan, Kalezic menegaskan tidak akan memaksanya bermain. Bagi dia, absennya pemain asal Belanda itu bukan masalah. ’’Kami akan tunjukkan tanpa Pluim, tim tetap kuat,’’ paparnya.
Photo
PSM Makassar
Sementara itu, di kubu tuan rumah, pelatih Persija Julio Banuelos menyatakan bahwa timnya sangat siap meladeni PSM. Menurut dia, kebobolan 7 gol dalam 3 pertandingan terakhir di Liga 1 sudah dievaluasinya. ’’Kami selalu kebobolan setelah unggul dulu. Itu jadi catatan kami. Seluruh pemain sudah fokus untuk main baik. Kami ingin menang,’’ ucapnya.
Dia mengungkapkan, tidak mainnya Pluim bukan keuntungan bagi timnya. Persija juga harus berpikir keras dengan absennya kiper Andritany Ardhiyasa dan Ramdani Lestaluhu. ’’Jadi, kami dalam situasi yang sama-sama tidak baik. Tapi, sekali lagi, kami ingin menang,’’ paparnya.
Bomber Persija Marko Simic mengatakan, laga sore ini sangat penting. ”Tahun lalu kami juara di sini (SUGBK). Kami ingin mengulang lagi besok (hari ini) meski masih ada satu pertandingan lagi di Makassar,” ujarnya.
Penyerang berusia 31 tahun itu secara khusus ingin mempersembahkan gelar Piala Indonesia untuk dua legenda Persija, Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan. ”Selama ini mereka sudah berjuang untuk Persija. Mungkin ini jadi piala terakhir di karir mereka,” ucapnya.
Perkiraan Pemain
Persija Jakarta (4-3-3): 88-Shahar Ginanjar (g); 14-Ismed Sofyan (c), 6-Maman Abdurahman, 16-Tony Sucipto, 3-Dany Saputra; 32-Rohit Chand, 10-Bruno Matos, 25-Riko Simanjuntak; 41-Feby Eka, 9-Marko Simic, 81-Yogi Rahadian
Pelatih: Julio Banuelos
PSM Makassar (4-2-3-1): 97-Hilmansyah (g); 14-Asnawi Mangkualam, 2-Aaron Evans, 28-Abdul Rahman, 32-Beny Wahyufi; 10-Marc Klok, 19-Rizky Pellu; 11-Rahmat Syamsuddin, 17-Rasyid Bakri, 7-Zulham Zamrun; 6-Ferdinand Sinaga
Pelatih: Darije Kalezic
Stadion: Utama Gelora Bung Tomo
Live: RCTI pukul 15.30 WIB

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
