
Dua tahun lalu, Kashima dipaksa kalah oleh Real Madrid di final Club World Cup 2016.
JawaPos.com - Musim ini menjadi memang bukan musim yang mudah bagi Real Madrid. Perjalanan mereka di kompetisi La Liga seperti kehilangan taring. Membuat mereka mulai tidak lagi jadi kompetitor utama Barcelona dalam perebutan titel juara di akhir musim nanti.
Akan tetapi, kondisi minor yang dialami Madrid tampaknya hanya terjadi di tanah Spanyol saja. Bagi tim-tim di luar Negeri Matador, Madrid tetap lah tim raksasa yang diperkuat oleh banyak bintang dunia. Termasuk bagi calon lawan di Club World Cup 2018 ini, Kashima Antlers.
''Krisis Real Madrid hanya berlaku di Spanyol,'' ucap pelatih Kashima Antlers, Go Oiwa dalam konferensi pers tadi malam jelang semifinal Club World Cup kontra Real Madrid kepada Marca.
Laga pada Rabu (19/12) pukul 23.30 malam WIB itu akan menjadi pertemuan kedua bagi kedua tim. Sebelumnya Kashima bertemu Madrid di final Club World Cup 2016. Hasilnya, Kashima harus bertekuk lutut dengan skor 2-4.
''Tidak banyak yang berubah dari mereka sejak mengalahkan kami di final (Club World Cup) dua tahun silam,'' sambung pelatih 46 tahun tersebut.
Pernyataan Oiwa merujuk kepada penampilan Los Merengues musim ini. Baik saat masih dibesut Julen Lopetegui maupun ketika sudah dipoles Santiago Solari.
Bersama Lopetegui, Madrid bahkan pernah lima jornada tidak menang. Tiga laga beruntun bahkan dilalui dengan kekalahan yang berujung pemecatan eks pelatih Timnas Spanyol itu pada akhir Oktober silam.
Nah, sejak ditangani Solari, performa Sergio Ramos dkk meningkat pesat. Los Blancos menang dalam 5 dari 6 jornada terakhir. Solari juga membuat Madrid lolos ke 16 besar Liga Champions musim ini.
Keseriusan Madrid pada ajang yang tahun ini dihelat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) itu terlihat di latihan perdana mereka kemarin. Sesi latihan yang digeber malam hari di lapangan New York University, Abu Dhabi, berlangsung serius bahkan cenderung keras.
Semua pilar utama Real ikut bergabung. Hanya minus Marco Asensio yang kondisinya kurang fit. Solari pun dipastikan akan menurunkan para pemain terbaik yang dimilikinya melawan wakil Jepang tersebut.
"Kami pergi ke Club World Cup dengan antusiasme tinggi. Tentu, kami akan memberikan yang terbaik,'' tegas bek Real Raphael Varane.
Madrid menyimpan ambisi besar di edisi tahun ini. Saat ini Madrid, bersama Barcelona, menjadi klub pengoleksi terbanyak trofi Club World Cup. Madrid dan Barcelona sama-sama meraih 3 kali juara. Dengan tambahan juara tahun ini, Madrid akan menjadi satu-satunya tim yang koleksi trofi Club World Cup terbanyak di dunia.
5 Pertandingan Terakhir Kashima
15/12/18: Kashima 3-2 Guadalajara
05/12/18: Urawa Reds 1-0 Kashima
01/12/18: Kashima 0-0 Sagan Tosu
24/11/18: Vegalta Sendai 0-3 Kashima
21/11/18: Kashima 1-0 Ventforet Kofu
5 Pertandingan Terakhir Madrid
16/12/18: Madrid 1-0 Rayo Vallecano
13/12/18: Madrid 0-3 CSKA Moskwa
09/12/18: Huesca 0-1 Madrid
06/12/18: Madrid 6-1 Melilla
02/12/18: Madrid 2-0 Valencia
Perkiraan susunan pemain:

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
