Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Desember 2018 | 23.28 WIB

Andai Capai Final AFC Cup, Ini Uang yang Bisa Diraup PSM Makassar

PSM sudah ditunggu puluhan miliar rupiah jika sukses di AFC Cup 2019. - Image

PSM sudah ditunggu puluhan miliar rupiah jika sukses di AFC Cup 2019.

JawaPos.com - PSM Makassar harus lebih serius mempersiapkan tim dalam menghadapi kompetisi musim depan. Karena selain berjuang di Liga 1 2019, Juku Eja juga bakal menjalani kompetisi Asia di AFC Cup 2019. Untuk kompetisi AFC Cup, PSM berpotensi mendapatkan dana hingga puluhan miliar rupiah.


PSM Makassar memang bakal menjalani kompetisi AFC Cup 2019 usai menjadi runner up LIga 1 2018. Dana segar mencapai puluhan miliar rupiah sudah menunggu mereka andai bisa sukses di ajang kasta kedua kompetisi antarklub Asia ini.




Dilansir dari laman resmi AFC, Sekretaris Jenderal AFC Dato Windsor John menyebut musim depan kontribusi untuk klub (match fee) yang berkompetisi di AFC Champions League dan AFC Cup naik 50 persen dibanding. Khusus untuk AFC Cup yang akan diikuti PSM, match fee akan diberikan setiap melakoni laga home. Besarannya USD 50 ribu atau setara Rp 727.863.000.


Artinya, selama melakoni tiga laga home di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, PSM akan mendapat tambahan dana Rp 2,183 miliar. Angka yang cukup besar untuk menunjang aktivitas klub.


Angka yang lebih besar akan menanti jika Pasukan Ramang bertahan dan mencapai final AFC Cup 2019. Total hadiahnya mencapai USD 5,8 juta atau sekitar Rp 85,5 miliar.


Kenaikan ini, akan selalu terjadi. Dari tahun ke tahun. "Peningkatan ini tidak hanya membantu klub fokus di setiap tahapan kompetisi. Tetapi, meningkatkan kualitas, prestise, dan perawakan untuk gelar," kata Dato Windsor John.


Media and Public Relation Manager PT LIB Hanif Marjuni mengatakan, tiap klub di ajang AFC akan mendapat subsidi atau match fee tiap pertandingan. "Musim lalu itu dapat hanya laga home saja. Seperti Persija dan Bali United. Itu dibayarkan setelah pertandingan," katanya.


Apakah musim ini match fee juga diberikan saat laga away, pihaknya belum bisa memastikan. "Mudah-mudahan ada perubahan. Itu jauh lebih bagus. Kita tunggu saja seperti apa hasilnya nanti," jelasnya.


Sementara itu CEO PT PSM Munafri Arifuddin mengaku bermain di kompetisi level Asia menjadi prestise tersendiri bagi semua klub. Makanya, manajemen PSM harus mengatur manajemen finansial mereka untuk bisa meraih prestasi di level Asia.


"Ini adalah sebuah office management yang harus dijalankan sama-sama. Pelan-pelan akan kami wujudkan itu," imbuhnya.

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore