
Persegres Gresik United hanya membawa 12 pemain saja saat away ke kandang PSBS Biak.
JawaPos.com – Nasib Persegres Gresik United benar-benar nahas. Karena kekurangan pemain, mereka terpaksa memainkan kiper Ahmad Faozan sebagai striker. Hasilnya tentu saja tak maksimal. Gresik United digilas empat gol tanpa balas oleh PSBS Biak.
Masa depan Gresik United seperti berada di senja kala. Setelah memecat pelatih Puji Handoko, mereka ditinggalkan banyak pemain andalannya. Seperti Revi Agung, Nunung Dwi Cahyo, dan gelandang senior Zainal Arifin.
Kehilangan sejumlah pilar utama membuat tim ini kehilangan taji. Mereka seolah kesulitan menang di kandang sendiri. Sialnya, Gresik United juga bukan tim yang hobi menang ketika tanding di markas lawan.
Laga away melawan PSBS di Stadion Cendrawasih, Biak, Rabu (15/8) sore, memperparah kondisi Gresik United. Tim asuhan Sanusi Rahman itu hanya membawa 12 pemain. Mereka akhirnya kalah dengan skor telak 0-4. Kekalahan ini membuat Gresik United terdampar di posisi kesebelas klasemen sementara Liga 2 wilayah timur.
Pertandingan versus PSBS merupakan laga tunda yang seharusnya digelar pada 25 Juli lalu. PT Liga Indonesia Baru (LIB) menetapkan 15 Agustus sebagai jadwal anyar pertandingan ini.
Karena bersifat partai tunda pada putaran pertama, maka pemain yang diturnkan adalah mereka yang yang terdaftar pada putaran pertama. Masalahnya, Gresik United kehilangan banyak nama pada jeda kompetisi.
“Kami hanya punya 12 pemain sisa putaran pertama yang bisa dibawa ke Biak,” kata pelatih Sanusi Rahman. Dia menambahkan, ada tiga pemain yang tidak dibawa karena cedera. Mereka adalah Obet Rivaldo, Sigit Hermawan, dan Amirul Syafaat.
Akibatnya Gresik United harus memainkan Wismoyo Widhistio sejak menit pertama. Padahal kondisi Wismoyo tidak fit. Dia sempat mengalami cedera pada pertandingan sebelumnya melawan Blitar United.
Bahkan Ahmad Faozan yang berposisi sebagi kiper, terpaksa dimainkan sebagai penyerang. “Kami kekurangan pemain. Kami hanya memiliki satu cadangan yakni Wais Al Qorni, posisinya kiper,” ungkap eks pelatih Petrokimia Putra Gresik itu.
Bagi Sanusi, kekalahan 0-4 dari PSBS adalah sebuah hal yang wajar. Sebab timnya tidak dalam kondisi komplet. Walaupun kalah, Sanusi angkat dua jempol karena pasukannya bermain tanpa lelah.
“Saya seperti hanya bermain dengan sembilan pemain. Sebab saya tak bisa berharap banyak kepada Wismoyo yang kakinya ada luka jahitan. Serta kiper Faozan yang saya paksa bermain sebagai penyerang,” keluhnya.
Daftar Pemain Gresik United di laga melawan PSBS Biak:
Steven Lisnusa (GK), Wismoyo Widhistio, Dedi Indra, Husni Mubarok, Andre Hafani, I Wayan Bayu Yusa, David Faristian, Fandhy Achmad, Ahmad Faozan, Apri Setya, Malik Risaldi.
Cadangan: Wais Al Qorni (GK)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
