
Andri Ibo (dua dari kiri), kapten Persik Kediri dilanggar Beto Goncalves, pemain Madura United FC saat pertandingan penyisihan grub C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, kemarin (3/4). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Andri Ibo dan Dionatan ’’Tinga’’ Machado tidak dimainkan ketika Persik Kediri menghadapi Bali United di laga pembuka BRI Liga 1 2021–2022 (27/8) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Keduanya ditinggal di Kediri.
Sempat ada rumor bahwa mereka absen karena terpapar Covid-19. Tapi, kenyataannya tidak demikian. Andri maupun Tinga absen karena masih dibekap cedera. Pihak manajemen kemudian tidak berani memaksa untuk membawa keduanya ke Jakarta.
Tapi, tidak demikian dengan laga kedua kontra Borneo FC (10/9). ’’Sepertinya pemain akan kami bawa semua. Termasuk Andri dan Tinga. Tapi masih menunggu perkembangan,’’ kata Media Officer Persik Anwar Bahar Basalamah kepada Jawa Pos.
Persik sempat berlatih di Pantai Prigi, Trenggalek. Andri maupun Tinga ikut serta dalam latihan tersebut. Tapi, kondisi fisik keduanya masih berbeda.
’’Andri sudah fit. Sementara Tinga masih menjalani pemulihan,’’ ungkap Anwar.
Meski begitu, Tinga tetap ikut dibawa ke Pantai Prigi. Dengan metode latihan yang cukup fun, diharapkan dia bisa cepat pulih dari cedera hamstring yang diderita.
Kehadiran Andri dan Tinga jelas bisa jadi suntikan moral. Sebab, keduanya merupakan sosok penting dalam tim. Andri merupakan kapten. Mantan bek Barito Putera itu adalah sosok pemimpin di lapangan.
Lalu, Tinga adalah gelandang yang diharapkan bisa menjadi motor serangan Persik.
Kemarin skuad berjuluk Macan Putih itu sudah bertolak dari Pantai Prigi kembali ke Kediri. Pelatih Persik Joko Susilo cukup puas dengan latihan tiga hari di Pantai Prigi. Selama itu, ada beberapa jenis latihan yang diberikan.
’’Di hari pertama, pemain mendapatkan program peningkatan daya tahan. Kemudian, di hari kedua dan ketiga, sasarannya adalah kekuatan dan kecepatan,’’ jelas pelatih yang akrab disapa Gethuk itu.
Tim akan kembali berlatih di Stadion Brawijaya, Kediri. ’’Kami harap fisik anak-anak semakin baik nanti ketika bermain di pertandingan,’’ tambah mantan pelatih Arema FC itu.
Striker Youssef Ezzejjari berharap timnya mampu bangkit di laga kedua. ’’Sekarang kami harus melihat ke depan. Kami akan melakukan yang terbaik untuk memenangi laga,’’ jelas pemain asal Spanyol tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022