Ekspresi Pemain Persebaya Amido Balde pada lanjutan Liga 1 2019 melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Kemarin, (17/7). (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Keputusan Persebaya Surabaya untuk melepas Amido Balde, penyerang berbakat dari Timnas Guinea Bissau, mengejutkan banyak pihak. Namun, tidak butuh waktu lama bagi Amido Balde untuk kembali beraksi di lapangan hijau, karena PSM Makassar dengan cepat mengambil kesempatan untuk mengontraknya. Kisah perpindahan Amido Balde dari Persebaya ke PSM Makassar mencerminkan dinamika kompetitif dan keputusan strategis di dalam dunia sepak bola Indonesia.
Amido Balde, yang sebelumnya mencatatkan penampilan yang cukup mencolok bersama Persebaya, langsung menjadi incaran bagi PSM Makassar setelah dilepas oleh klub sebelumnya. CEO PSM, Munafri Arifuddin, dengan bangga memperkenalkan Amido Balde kepada media sebagai bagian dari skuat Juku Eja. Kepindahan Amido Balde ke PSM Makassar juga membawa harapan baru bagi klub tersebut, terutama dalam memperkuat lini depan mereka.
Sebagai penyerang yang memiliki reputasi sebagai pencetak gol yang handal, Amido Balde tiba di PSM Makassar dengan modal bagus sebagai top skor Piala Indonesia dengan torehan 10 gol untuk Persebaya. Meskipun kontribusinya untuk Persebaya tidak diragukan lagi, keputusan klub untuk melepasnya tetap menjadi kejutan bagi banyak pihak. Namun, Amido Balde dengan cepat menunjukkan sikap profesionalnya dengan fokus pada peran barunya di PSM Makassar.
Dalam wawancara dengan media kala itu, Amido Balde menegaskan bahwa dia tidak memasang target gol pribadi dan bahwa fokusnya adalah untuk berkontribusi bagi kesuksesan tim secara keseluruhan. Keputusan ini mencerminkan dedikasi dan semangat tim yang tinggi, di mana Amido Balde siap untuk memberikan yang terbaik untuk timnya. Meskipun memiliki rekam jejak karier yang mengesankan dengan bermain untuk klub-klub terkenal di Eropa, Amido Balde menunjukkan sikap rendah hati dan kesediaan untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya di PSM Makassar.
Perpindahan Amido Balde dari Persebaya ke PSM Makassar juga menyoroti pentingnya faktor dinamika dan strategi dalam dunia sepak bola. Meskipun keputusan Persebaya untuk melepasnya mungkin mengejutkan, kesempatan untuk bergabung dengan PSM Makassar memberikan Amido Balde kesempatan baru untuk membuktikan nilai dan kemampuannya sebagai pemain sepak bola profesional. Perjalanan Amido Balde dari satu klub ke klub lainnya mencerminkan kompleksitas dalam dunia transfer pemain, di mana keputusan strategis dan dinamika internal klub memainkan peran kunci dalam pembentukan skuat yang kompetitif.
Statistik penampilan Amido Balde bersama Persebaya dan PSM Makassar memberikan gambaran yang jelas tentang kontribusinya untuk kedua klub. Meskipun perjalanan Amido Balde tidak selalu mulus, keputusan untuk bergabung dengan PSM Makassar memberikan kesempatan baru bagi pemain tersebut untuk mengejar ambisinya dalam meraih sukses di dunia sepak bola Indonesia.
Statistik Amido Balde bersama Persebaya Surabaya
Penampilan 21
Gol 19
Assists 3
Kartu Kuning 7
Kartu Kuning Kedua 0
Kartu Merah 0

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
