Kapten Timnas Indonesia yang bermain untuk Venezia, Jay Idzes. (ANTARA)
JawaPos.com - Jay Idzes kembali beraksi bersama Venezia saat menghadapi Inter Milan dalam laga lanjutan Serie A Italia 2024/2025. Bek tengah Timnas Indonesia itu tampil apik saat kembali dengan sukses membuat penyerang tuan rumah Marcus Thuram frustasi, Minggu (3/11) malam.
Venezia yang berstatus sebagai tim tamu di Giuseppe Meazza, Milan, bermain cukup berani meladeni permainan tuan rumah yang juga juara bertahan. Sayangnya kekalahan 0-1 didapat oleh tim promosi tersebut.
Dalam laga itu, Jay Idzes bermain lagi setelah absen untuk kembali ke Belanda, karena alasan keluarga. Bang Jay -sapaan Jay Idzes- diturunkan sebagai starter oleh pelatih Eusebio Di Francesco di pos bek tengah kiri.
Penampilan Jay Idzes pada laga itupun terbilang ciamik. Walau posisinya sebagai bek tengah, tapi dia juga berperan dalam urusan membantu penyerangan tim. Jay Idzes pun bekerja keras sepanjang laga.
Saat bertahan misalnya, Jay Idzes tampak kokoh dalam menjaga gawang Venezia yang dikawal kiper Filip Stanković. Salah satu aksi pentingnya adalah melakukan block saat Inter Milan mengancam pada pertengahan babak pertama.
Tepatnya pada menit ke-29 lewat Marcus Thuram. Putra legenda Prancis Lilian Thuram itu punya peluang apik ketika menerima umpan dari sisi sayap. Marcus yang mengontrol bola dengan baik, kemudian melepaskan tendangan dengan cukup keras ke arah gawang Venezia.
Tapi, ada Jay Idzes yang berdiri di posisi yang telat dan berhasil memblok tendangan keras Marcus Thuram. Venezia pun terhindar dari kebobolan pada babak pertama.
Itu bukan satu-satunya blok yang dilakukan oleh Jay Idzes. Berdasarkan data Sofascore, pemain kelahiran Belanda itu mengeblok dua tembakan lawan dan melancarkan dua tekel, serta satu kali sapuan dan intersep.
Tak cuma itu, persentase kemenangan duel perebutan bola yang dilakukan Jay Idzes juga cukup tinggi dengan mencapai 50 persen. Dia memenangkan tiga dari lima duel yang terjadi, baik di udara maupun permukaan lapangan.
Kemudian dalam urusan memegang kendali permainan dan menyerang, performa Jay Idzes lumayan juga. Dia melakukan 90 sentuhan dengan mencatatkan persentase akurasi operan 86 persen, hasil 55 operan tepat sasaran dari 64 percobaan.
Jay Idzes juga sempat melakukan operan kunci dan menciptakan peluang. Itu terjadi saat dia melakukan overlap di sisi kiri lapangan. Dia berlari meninggalkan Marcus Thuram setelah dapat umpan pendek dari rekannya.
Pergerakan Jay Idzes cukup ciamik. Dia menerobos pertahanan yang dijaga oleh Nicolo Barella dan Denzel Dumfries di sisi kiri. Jay kemudian mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti.
Umpan Jay Idzes itu disambut oleh Joel Pohjanpalo, yang kemudian dikirimkan kepada Gaetano Oristanio untuk melepaskan shot on target pertama Venezia pada menit ke-42. Sayang sepakan Oristanio bisa dimentahkan kiper Yann Sommer.
Selain itu, Jay Idzes juga sempat sekali melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Upaya itu dilakukan ketika dia menerima bola sapuan tak sempurna yang dilakukan Federico Dimarco pada babak kedua. Sayang tembakan Idzes masih membentur pemain Inter Milan dan gagal berbuah peluang emas.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
