Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Oktober 2024 | 17.39 WIB

Kalah dari Tiongkok 2-1, Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Syarat Menambah 8 Poin Lagi

Timnas Indonesia menyerah dengannskor 2-1 dari Tiongkok dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (Dok: PSSI)

JawaPos.com - Kekalahan 1-2 dari Tiongkok dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 15 Oktober 2024 menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia. Kini, posisi Timnas Indonesia di Grup C semakin terjepit dengan hanya mengantongi tiga poin dari empat pertandingan.

Timnas Indonesia berada di peringkat kelima, unggul head-to-head dari Tiongkok yang ada di posisi keenam. Sementara itu, Jepang berada jauh di puncak klasemen dengan 10 poin, sedangkan Australia, Arab Saudi, dan Bahrain masing-masing mengoleksi lima poin.

Meski peluang untuk lolos langsung ke Piala Dunia masih ada, jalan yang harus ditempuh semakin terjal. Timnas Indonesia harus menambah minimal delapan poin lagi untuk menjaga harapan lolos ke babak selanjutnya.

Untuk bisa melaju otomatis ke Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia harus finis di dua besar klasemen. Dengan sisa pertandingan melawan tim-tim kuat seperti Jepang dan Australia, tugas ini tampak semakin sulit.

Timnas Indonesia tidak hanya perlu meraih kemenangan dalam setidaknya tiga laga sisa, tetapi juga berharap tim-tim di atas mereka terpeleset. Faktor selisih gol juga penting, mengingat Timnas Indonesia saat ini memiliki selisih gol -1, yang jauh tertinggal dari Jepang yang mencatatkan +14.

Jika Timnas Indonesia gagal finis di posisi dua besar, harapan masih terbuka melalui jalur peringkat ketiga atau keempat. Peluang ini pun sangat bergantung pada performa mereka di laga-laga berikutnya serta hasil pertandingan tim lain.

Target realistis bagi Timnas Indonesia adalah mengamankan kemenangan di laga kandang melawan Bahrain dan Tiongkok. Dua kemenangan tersebut bisa menjadi modal besar untuk menjaga asa lolos ke ronde berikutnya.

Namun, itu saja tidak cukup. Tim Garuda juga harus mampu mencuri poin di laga berat melawan Arab Saudi dan Australia untuk memperbesar peluang mereka.

Melihat komposisi Grup C, persaingan sangat ketat. Tim-tim seperti Australia dan Arab Saudi juga belum menunjukkan konsistensi maksimal, dan ini bisa menjadi peluang Timnas Indonesia untuk mengejar ketertinggalan.

Jika Timnas Indonesia mampu memanfaatkan kesempatan dan meraih poin maksimal di laga-laga krusial, peluang untuk mengamankan posisi di peringkat tiga atau empat masih terbuka. Namun, jika mereka kehilangan poin di pertandingan-pertandingan penting, maka peluang itu akan semakin tipis.

Dengan tiga poin yang sudah dikumpulkan, Timnas Indonesia masih perlu menambah minimal delapan poin untuk menjaga peluang lolos. Ini berarti dua kemenangan dan dua hasil imbang dari enam laga tersisa menjadi target minimal yang harus dicapai.

Laga kandang melawan Bahrain dan Tiongkok adalah kesempatan terbesar bagi Timnas Indonesia untuk mengumpulkan poin penuh. Dengan dukungan suporter dan bermain di rumah sendiri, tim asuhan Shin Tae-yong diharapkan mampu tampil maksimal dan meraih kemenangan.

Namun, tantangan tidak hanya datang dari lawan-lawan kuat di grup, tetapi juga dari konsistensi permainan tim. Timnas Indonesia harus memperbaiki kelemahan, terutama di lini belakang yang masih sering kecolongan di momen-momen krusial.

Kekalahan dari Tiongkok memang menyakitkan, tetapi perjalanan Timnas Indonesia belum berakhir. Masih ada enam pertandingan yang harus dilalui, dan semuanya harus dianggap sebagai final.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore