Matthew Baker (tengah) ketika membela Timnas Indonesia U-16 di ASEAN U-16 Boys Championship 2024. (Instagram: @mat_baker09)
JawaPos.com - Matthew Baker, pemain timnas U-16 Indonesia, memberikan respon mengejutkan setelah namanya dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas U-17 Australia. Pada Rabu, 31 Juli 2024, pelatih Australia U-17, Brad Maloney, mengumumkan daftar 24 pemain yang dipanggilnya untuk menjalani TC. Pemusatan latihan tersebut direncanakan untuk mempersiapkan tim dalam dua pertandingan melawan timnas U-19 Kepulauan Solomon dan Vanuatu, serta pertandingan di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Menariknya, meski mendapatkan panggilan dari Australia, Matthew Baker justru menunjukkan rasa nasionalismenya dengan memegang bendera Indonesia. Pemain berdarah Indonesia dan Australia ini telah menjadi perhatian Maloney setelah penampilannya yang mengesankan bersama timnas U-16 Indonesia di ASEAN Cup U-16 2024. Pada turnamen yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, dari 21 Juni hingga 3 Juli 2024, Baker tampil sebagai pemain utama di bawah asuhan pelatih Nova Arianto. Ia bahkan bermain dalam pertandingan melawan Australia di babak semifinal, di mana Indonesia kalah dengan skor 5-3. Australia kemudian keluar sebagai juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 8-7.
Kendati sudah memperkuat timnas U-16 Indonesia, panggilan untuk membela Australia tetap datang karena Baker masih berusia 15 tahun dan belum memiliki paspor Indonesia. Pemain yang memiliki darah Batak dari nama tengahnya, Sitorus, ini memang masih bisa memilih antara dua negara. Namun, pecinta sepak bola Indonesia berharap Baker tetap membela Garuda Asia, mengingat kemampuannya yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat lini belakang timnas U-16 Indonesia.
Menanggapi panggilan dari Australia, Baker memposting sebuah foto di akun media sosial pribadinya. Dalam foto tersebut, ia tampak berada di Stadion Manahan, Solo, setelah membela timnas U-16 Indonesia di ASEAN Cup U-16 2024. Tidak ada keterangan dalam unggahan tersebut, namun gesture memegang bendera Indonesia memberikan isyarat kuat tentang pilihan hatinya.
Di sisi lain, PSSI segera memberikan respon mengenai situasi ini. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan keluarga Matthew Baker terkait masa depan pemain kelahiran Australia tersebut. Menurut Arya, hasil dari komunikasi tersebut menunjukkan komitmen Baker untuk tetap bersama timnas Indonesia. "PSSI sudah berbicara dengan keluarganya (Matthew Baker). Mereka komitmen. Tetap bersama kita," ujar Arya Sinulingga dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu, 31 Juli 2024.
PSSI juga mengonfirmasi bahwa Baker akan bergabung dalam pemusatan latihan (TC) timnas U-17 Indonesia yang dijadwalkan di Bali pada 11 Agustus hingga 1 September 2024. Setelah itu, tim akan melanjutkan TC di Jakarta hingga 15 September. TC ini merupakan persiapan untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 yang akan digelar di Kuwait pada 19-27 Oktober 2024. Timnas U-17 Indonesia berada di Grup G bersama Australia, tuan rumah Kuwait, dan Kepulauan Mariana Utara. Berdasarkan jadwal, Indonesia akan menghadapi Kuwait pada 23 Oktober, dilanjutkan melawan Kepulauan Mariana Utara pada 25 Oktober, dan Australia pada 27 Oktober.
PSSI juga menegaskan bahwa Baker akan tetap menjadi bagian dari rencana timnas U-17 Indonesia. Hal ini memberikan kepastian kepada publik sepak bola Indonesia bahwa Baker akan terus mengenakan seragam Garuda dalam waktu dekat. "Dia (Matthew Baker) akan tetap bergabung di TC kita tanggal 1 di Bali, sesuai dengan undangan kita," jelas Arya.
Sebelumnya, Baker menunjukkan performa solid bersama timnas U-16 Indonesia di ASEAN Cup U-16 2024. Pemain yang baru berusia 15 tahun ini mencatatkan penampilan dalam empat pertandingan, termasuk ketika Indonesia meraih peringkat ketiga setelah menang telak 5-0 atas Vietnam. Dengan penampilannya yang menonjol, Baker diharapkan mampu menjadi pilar pertahanan timnas U-17 Indonesia dalam menghadapi tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Dengan segala perkembangan ini, keputusan Matthew Baker untuk tetap bersama Indonesia merupakan kabar baik bagi pecinta sepak bola nasional. Meskipun Australia menawarkan kesempatan yang mungkin lebih menjanjikan, komitmen Baker untuk membela Garuda menunjukkan kecintaan dan loyalitasnya terhadap tanah air dari pihak ibunya. Langkah PSSI yang segera mengamankan komitmen Baker juga patut diapresiasi, mengingat potensi kehilangan pemain berbakat ini ke negara lain.
Dalam konteks sepak bola modern, pemain dengan dua kewarganegaraan seperti Matthew Baker sering kali dihadapkan pada pilihan sulit antara dua negara. Namun, dengan dukungan keluarga dan federasi, keputusan yang diambil dapat memberikan dampak positif bagi karier dan perkembangan pemain tersebut. Bagi Indonesia, kehadiran pemain seperti Baker adalah aset berharga yang perlu dijaga dan dikembangkan.
Publik sepak bola Indonesia kini bisa bernapas lega, mengetahui bahwa Baker akan tetap menjadi bagian dari timnas. Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari federasi serta penggemar, diharapkan timnas U-17 Indonesia dapat mencapai hasil maksimal di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Semoga langkah Matthew Baker untuk terus membela Garuda menjadi inspirasi bagi pemain muda lainnya untuk berkontribusi bagi negara di pentas internasional.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
