Matthew Baker (tengah) ketika membela Timnas Indonesia U-16 di ASEAN U-16 Boys Championship 2024. (Instagram: @mat_baker09)
JawaPos.com — Matthew Baker, nama yang kini menjadi buah bibir di kalangan pencinta sepak bola Indonesia, khususnya di timnas usia muda. Pemain keturunan Indonesia-Australia ini sedang berada di persimpangan jalan kariernya, dengan Timnas Australia mencoba membajaknya untuk memperkuat skuad mereka di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Ketertarikan Australia bukan tanpa alasan, mengingat performa impresif Baker saat membela Timnas Indonesia U-16 di ajang Piala AFF U-16. Pertanyaannya kini adalah, apakah Matthew Baker layak diperjuangkan untuk tetap bertahan di Timnas Indonesia? Sehebat apa dia hingga membuat Australia tertarik?
Matthew Baker adalah seorang bek tengah yang memiliki darah Batak dari ibunya dan Australia dari ayahnya. Pemain yang lahir di Melbourne ini pertama kali merasakan atmosfer sepak bola internasional bersama Timnas Indonesia U-16.
Di ajang Piala AFF U-16, Baker tampil menonjol berkat ketenangan, visi bermain, dan kemampuannya dalam membaca permainan. Postur tubuhnya yang tinggi besar menjadi keunggulan lain yang dimilikinya, membuatnya tak hanya tangguh di lini belakang namun juga fleksibel untuk dimainkan di berbagai posisi, baik sebagai bek, gelandang, maupun penyerang. Fleksibilitas inilah yang menjadikannya aset berharga bagi setiap tim yang diperkuatnya.
Petualangan Matthew Baker di dunia sepak bola dimulai sejak tahun 2016 ketika ia bergabung dengan klub Malvern City. Di sana, ia mulai menunjukkan bakatnya sebagai pemain bertahan yang tangguh.
Tak lama kemudian, ia melanjutkan kariernya di Box Hill United, sebelum akhirnya bergabung dengan salah satu klub ternama di Australia, Melbourne City. Perjalanan kariernya di Melbourne City semakin membuktikan kualitasnya sebagai pemain muda berbakat.
Ia dikenal memiliki kemampuan bertahan yang solid, baik dalam duel satu lawan satu maupun dalam menjaga area pertahanan. Selain itu, kemampuannya dalam mendistribusikan bola juga menjadi nilai tambah yang menjadikannya pemain serba bisa.
Namun, kegemilangan Matthew Baker di level klub tak berhenti di situ. Saat membela Timnas Indonesia U-16, Baker berhasil mencuri perhatian dengan penampilannya yang tenang dan matang di lapangan.
Ia mampu menjadi pemimpin di lini belakang, memberikan instruksi kepada rekan-rekannya dan menjaga keseimbangan tim. Tak jarang, penampilannya ini membuat banyak orang terkesan dan membandingkannya dengan pemain senior Timnas Indonesia, seperti Jay Idzes dan Justin Hubner.
Namun, Baker memiliki gaya bermain yang khas. Ia lebih mengandalkan visi bermain dan kemampuan teknisnya dibandingkan dengan kekuatan fisik semata. Potensinya yang besar membuatnya diprediksi bisa menjadi salah satu pemain sepak bola terbaik di dunia jika mendapatkan dukungan dan pembinaan yang tepat.
Ketertarikan Timnas Australia terhadap Matthew Baker bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Australia, yang dikenal memiliki sistem pembinaan pemain muda yang baik, tentu tak ingin melewatkan bakat besar seperti Baker.
Bahkan, dalam unggahan di akun Instagram resmi Sepak Bola Australia, @footballaus, nama Matthew Baker masuk dalam daftar 24 pemain yang dipanggil untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
"Pelatih Kepala Brad Maloney telah menunjuk 24 pemain untuk PacificAus Sports Football Tour melawan Timnas Putra U-19 Kepulauan Solomon dan Vanuatu bulan depan," tulis @footballaus.
"Training camp ini menyediakan persiapan lebih lanjut menjelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2024 yang akan diselenggarakan di Kuwait antara 19-27 Oktober 2024."

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
