
Sekjen PSSI Yunus Nusi. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, angkat bicara mengenai kabar yang menyebut federasi meminta pihak pengelola GBK untuk perbaikan rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Yunus menegaskan kabar tersebut tidak benar dan menilai bahwa ada kesalahpahaman.
Kabar soal PSSI meminta pihak GBK melakukan pergantian rumput muncul setelah Persija Jakarta terancam tidak bisa menjamu Persib Bandung di SUGBK pada laga pekan ke-32 Super League 2025/2026. Kabar tersebut diungkap oleh Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Tauhid Indrasjarief atau yang biasa disapa Bung Ferry.
Ferry mendapatkan kabar tersebut setelah menerima informasi dari pihak pengelola GBK. Kata dia, pihak pengelola GBK diminta PSSI untuk melakukan perawatan rumput karena akan dipakai Timnas Indonesia pada FIFA Matchday 2026 yang digelar 5 Juni mendatang.
PSSI melalui Sekjen Yunus Nusi pun buka suara mengenai isu tersebut. Yunus menjelaskan bahwa federasi tahu bahwa akan ada duel klasik Persija Jakarta vs Persib Bandung. Tapi, ia menyebut bahwa pihaknya belum mendapat kabar apapun dari pengelola GBK bahwa laga sarat gengsi itu akan dimainkan di SUGBK.
“PSSI tentu mengetahui jadwal pelaksanaan pertandingannya, tapi belum ada pemberitahuan dari Badan Pengelola GBK Senayan ke PSSI tentang pemakaian lapangan,” kata Yunus dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).
Yunus juga mengungkapkan sampai saat ini PSSI belum mendengar laporan dari pengelola GBK terkait isu perbaikan rumput. Pria berusia 56 tahun itu bahkan menilai kalau rumput stadion berkapasitas 78 ribu penonton itu masih sangat bagus.
“Kemudian PSSI juga belum menerima pemberitahuan dari Pengelola GBK tentang adanya rencana perbaikan rumput lapangan SUGBK. Bagi PSSI, lapangan atau rumput saat ini juga masih dalam keadaan yang baik, bahkan bagi kami sangat baik karena beberapa waktu yang lalu kan digunakan oleh Timnas dan kita lihat sendiri kualitasnya juga bagus,” tutur Yunus.
Lebih lanjut, Yunus mengaku cukup kaget ketiga mendengar kabar yang menyebut PSSI meminta perbaikan rumput SUGBK. Menurutnya, hal itu tidak perlu dilakukan karena kualitas rumput masih bagus dan gelaran FIFA Matchday juga hanya tinggal satu bulan lagi. Dia merasa persoalan ini muncul karena adanya kesalahpahaman.
“Ketika mendengar akan ada perbaikan rumput dari Persija, saya juga kaget kok ada perbaikan rumput atau rumputnya mau diangkat. Mungkin salah paham saja, kami masih belum yakin akan ada perbaikan rumput karena tidak lama lagi atau pada bulan Juni nanti SUGBK akan digunakan oleh Timnas pada bulan Juni yang akan datang,” jelasnya.
“Maka dalam waktu yang sangat sempit, sangat tidak teknis ketika akan ada pengangkatan rumput lagi. Mungkin itu yang saya maksud ke salah pahaman dan nggak mungkin lah SUGBK dalam waktu yang singkat ini kemudian akan memperbaiki rumputnya,” tambah Yunus.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
