Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2026 | 01.53 WIB

Bernardo Tavares Frustrasi Persebaya Ditahan PSS Sleman, 20 Tembakan Sia-Sia!

Persebaya mendominasi jumlah peluang, tetapi harus puas berbagi poin di Stadion Gelora Bung Tomo. Di sisi lain, PSS menilai hasil imbang terasa seperti kekalahan setelah sempat unggul 2-1. (Antara) - Image

Persebaya mendominasi jumlah peluang, tetapi harus puas berbagi poin di Stadion Gelora Bung Tomo. Di sisi lain, PSS menilai hasil imbang terasa seperti kekalahan setelah sempat unggul 2-1. (Antara)

JawaPos.com – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares kecewa timnya gagal meraih kemenangan setelah ditahan PSS Sleman 2-2 pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10). Padahal, Green Force mencatatkan sekitar 20 tembakan dan 12 tendangan sudut sepanjang pertandingan.

Tavares menilai para pemain telah menunjukkan sikap yang baik. Namun, kegagalan mengamankan tiga poin di kandang membuatnya frustrasi karena Bonek dan Bonita dinilai layak mendapatkan hasil lebih baik.

“Menurut saya, para pemain sudah menunjukkan sikap yang bagus, tetapi saya frustrasi dengan hasil ini karena Bonek dan Bonita layak mendapatkan tiga poin, begitu juga para pemain,” katanya dalam konferensi pers seusai pertandingan dikutip dari Antara.

Dominasi Persebaya dalam menciptakan peluang tidak berbanding lurus dengan hasil akhir. Menurut Tavares, PSS hanya menghasilkan dua tembakan dan tiga tendangan sudut, tetapi mampu mencetak dua gol.

Pelatih asal Portugal itu menyoroti proses terjadinya gol lawan. Gol pertama PSS, menurut dia, berawal dari pelanggaran yang memberi lawan kesempatan mencetak gol. Sementara itu, gol berikutnya terjadi karena Persebaya memberikan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk melepaskan tembakan.

Tavares menjelaskan, timnya sebenarnya mampu membangun serangan melalui berbagai cara, mulai dari penetrasi ke pertahanan lawan hingga umpan silang dan penyelesaian di sejumlah area kotak penalti. Namun, peluang-peluang tersebut gagal dimaksimalkan karena tembakan pemain Persebaya dihalau penjaga gawang, diblok pemain bertahan, atau tidak mengarah secara akurat ke gawang.

“Sepak bola adalah tentang gol. Jika bisa mencetak gol dan tidak kebobolan, peluang untuk menang akan lebih besar. Sayangnya, kami kebobolan dua gol,” ucapnya.

Selain efektivitas penyelesaian akhir, kondisi skuad juga menjadi perhatian Tavares. Jadwal pertandingan yang padat sepanjang Oktober menjadi tantangan tersendiri, terutama karena sejumlah pemain mengalami cedera atau belum berada dalam kondisi fisik optimal.

“Kami akan melihat kondisi pemain saat latihan dan berkoordinasi dengan tim medis untuk menentukan siapa yang paling siap membantu tim pada pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Penjaga gawang Persebaya Ernando Ari juga mengakui kekecewaan timnya karena gagal memberikan kemenangan kepada suporter di kandang sendiri. Dia berterima kasih kepada Bonek dan Bonita yang terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

Editor: Hendra
Sumber: ANTARA
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore