Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19.04 WIB

Tavares Sebut Lapangan Stadion PKOR Sumpah Pemuda Tidak Bagus, Persebaya Seret Gol

Persebaya Surabaya saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC, di mana Green Force menang tipis 1-0 melalui penalti Alex Martins pada injury time babak pertama di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (9/10/2026). Bernardo Tavares menyoroti kondisi lapangan Stadion PKOR Sumpah Pemuda. (Dok. Persebaya) - Image

Persebaya Surabaya saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC, di mana Green Force menang tipis 1-0 melalui penalti Alex Martins pada injury time babak pertama di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (9/10/2026). Bernardo Tavares menyoroti kondisi lapangan Stadion PKOR Sumpah Pemuda. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com  – Lini depan Persebaya Surabaya masih kurang garang. Buktinya tersaji di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, tadi malam.

Green Force hanya mampu menang dengan skor tipis, 1-0. Gol semata wayang juga tidak lahir melalui permainan terbuka (open play). Alex Martins mencetak gol melalui eksekusi penalti pada menit ke-45+3.

Hasil itu membuat Green Force hanya mampu mencetak empat gol dalam empat laga. Atau hanya bisa mencetak satu gol dalam satu pertandingan.

”Kami layak menang. Kami menciptakan banyak peluang. Namun, sayang, dalam beberapa kesempatan, bola justru mengenai bek lawan, ditangkap kiper, dan tidak tepat sasaran,” tutur pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, seusai laga.

Tavares memang senang timnya bisa menang. Namun, kemenangan tipis tidak membuatnya lega. Sebab, Persebaya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol.

Secara keseluruhan, Green Force mampu melepaskan 13 tembakan. Lima di antaranya tepat mengarah ke gawang.

”Padahal, jika kami mampu mencetak gol kedua, saya pikir laga sudah berakhir. Kami bisa lebih tenang pada sisa laga. Namun, dalam laga ini memang ada beberapa kendala,” bebernya.

Dia menyebut faktor nonteknis turut memengaruhi hasil laga tersebut.

Salah satunya adalah kondisi Stadion PKOR Sumpah Pemuda.

”Terkadang, ketika kami menguasai bola, kami tidak bisa melakukan umpan pendek dengan akurat. Sebab, kondisi lapangannya tidak terlalu bagus. Jadi, kami banyak melakukan umpan panjang (long ball) karena kondisi lapangan tidak seperti biasanya,” tegas pelatih asal Portugal itu.

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore