Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 September 2026 | 04.00 WIB

Laga Persiku vs PSIS Batal, Panser Biru Minta Kekalahan WO 0-3

Pendukung PSIS Semarang, Panser Biru. Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang batal digelar karena persoalan izin pertandingan. Ketua Panser Biru Kepareng alias Wareng menilai Persiku harus bertanggung jawab atas situasi tersebut. (Istimewa) - Image

Pendukung PSIS Semarang, Panser Biru. Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang batal digelar karena persoalan izin pertandingan. Ketua Panser Biru Kepareng alias Wareng menilai Persiku harus bertanggung jawab atas situasi tersebut. (Istimewa)

JawaPos.com - Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27 batal digelar. Ketua Panser Biru Kepareng alias Wareng meminta Persiku dikenai sanksi walkover (WO) atas kegagalan menggelar pertandingan.

Pertandingan tersebut sejatinya berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (27/9/2026). Namun, laga dibatalkan karena persoalan izin pertandingan yang tidak kunjung keluar.

Persiku menggunakan Stadion Sultan Agung sebagai markas sementara karena Stadion Wergu Wetan, Kudus, yang merupakan homebase Macan Muria, sedang menjalani renovasi total.

Pembatalan pertandingan tersebut mendapat sorotan dari Wareng. Pentolan suporter PSIS itu menilai manajemen Persiku seharusnya lebih matang mempersiapkan pertandingan, terutama terkait proses perizinan.

Pihaknya juga menyoroti rapat koordinasi dengan Polres Bantul yang berlangsung Jumat (25/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Wareng bersama jajaran DPP Panser Biru hadir bersama manajemen PSIS Semarang.

Menurut Wareng, situasi tersebut menjadi salah satu alasan dirinya mempertanyakan kesiapan Persiku menggelar pertandingan. Ia juga menilai pembatalan laga merugikan PSIS karena tim beserta suporternya sudah melakukan perjalanan menuju Bantul.

Sebelum pertandingan dibatalkan, Wareng mengaku telah menawarkan opsi agar laga dipindahkan ke Semarang dan dimainkan di Stadion Jatidiri. Namun, menurutnya, tawaran tersebut sempat ditolak manajemen Persiku.

Wareng kemudian menyebut Persiku baru meminta pertandingan dipindahkan ke Semarang ketika jadwal laga sudah semakin dekat.

Melalui akun Instagram @kepareng_wareng, Wareng menyampaikan kritik terhadap proses pengurusan izin pertandingan oleh manajemen Persiku.

"Main hari minggu kok mengajukan ijin hari jumat pagi terus adminitrasi tidak komplit, yo jelas rekom tidak akan dikeluarkan," beber Wareng di akunnya.

Editor: Hendra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore