
PSS Sleman kalah dalam tiga laga awal Super League 2026/27. Pieter Huistra tetap percaya diri dan memanfaatkan jeda untuk berbenah. (Dok. PSS)
JawaPos.com - PSS Sleman belum meraih poin dari tiga pertandingan awal Super League 2026/27 setelah menelan tiga kekalahan beruntun. Meski begitu, Pieter Huistra menegaskan kepercayaan diri tim tetap tinggi dan jeda FIFA Matchday selama tiga pekan dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan.
Alih-alih memberikan libur panjang, tim pelatih langsung mengarahkan perhatian pada peningkatan kondisi fisik dan pemahaman pemain terhadap sistem permainan. Para pemain PSS bahkan hanya mendapatkan waktu libur dua hari setelah pertandingan terakhir.
Menurut Pieter Huistra, kondisi psikologis para pemain tetap terjaga meski hasil tiga pertandingan pertama belum sesuai target. Keinginan untuk segera kembali berlatih justru terlihat dari para pemain.
“Mereka tampak tidak terpengaruh. Kami sudah mulai berlatih lebih awal. Sebagian besar tim memiliki waktu libur selama satu pekan, sementara kami memilih hanya dua hari,” ujar Pieter Huistra dilansir iLeague.
Pelatih asal Belanda tersebut menilai jeda tiga pekan menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan kebugaran pemain. Periode ini juga dimanfaatkan agar para pemain semakin memahami sistem permainan yang diterapkan.
PSS memiliki sejumlah pemain yang menjalani pramusim dalam waktu relatif singkat. Karena itu, jeda kompetisi menjadi kesempatan untuk membantu mereka beradaptasi dengan tuntutan permainan tim.
“Bagi kami, ini penting. Kami memiliki waktu tiga pekan untuk meningkatkan kebugaran pemain dan memastikan mereka yang hanya menjalani pramusim dalam waktu singkat dapat semakin terbiasa dengan cara bermain yang kami inginkan,” jelas Pieter.
Pieter memahami perjalanan PSS pada tiga pertandingan pertama tidak mudah. Dua laga berlangsung di markas lawan, sementara seluruh lawan yang dihadapi dinilai memiliki kualitas untuk bersaing di papan atas.
Meski belum mendapatkan poin, Pieter tetap melihat sisi positif dari penampilan tim. Ia menilai PSS mampu menunjukkan permainan yang cukup baik dalam sejumlah momen.
“Kepercayaan diri kami tetap tinggi. Kami tahu tim ini memiliki kualitas. Kami juga sudah menghadapi tiga tim yang kuat. Dua pertandingan di antaranya berlangsung tandang. Jadi, secara permainan, kami sebenarnya tidak tampil terlalu buruk,” kata Pieter.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022