
Java United FC resmi menjadi identitas baru Malut United dan akan bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Super League 2026/2027. (Instagram @java.utd)
JawaPos.com - Kubu Java United memberikan respons terkait dugaan diskriminasi terhadap pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. Manajemen tim berjuluk Laskar Kepodang Emas tersebut menyerahkan sepenuhnya ke Komdis PSSI.
Kejadian kurang mengenakkan terjadi saat Persija Jakarta bungkam Java United 1-0 dalam lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9) lalu.
Selepas laga, viral video di media sosial yang meperlihatkan Direktur Teknik Java United, Achmad Resal, menyebut Shin Tae-yong sebagai ‘pendatang’. Ucapan tersebut memantik reaksi dari warganet karena dinilai diskriminasi terhadap mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.
Baca Juga:Direktur Teknik Java United Terancam Sanksi Komdis Lagi, Diduga Ucapkan "Pendatang" kepada STY
Selain dugaan diskriminasi tersebut, terdapat pula dugaan insiden kericuhan di lorong pemain setelah pertandingan berakhir. Hanya saja, kejadian tersebut belum terkonfirmasi kebenarannya.
Terkait kejadian tersebut, Java United pun akhirnya buka suara. Mereka sangat menyayangkan insiden yang terjadi setelah pertandingan melawan Persija Jakarta.
“Atas kejadian dan kericuhan, dengan segala pemicu dan penyebab keributan, saat pertandingan Persija vs Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (19/9/2026), kami menyayangkan hal tersebut,” bunyi pernyataan Java United, dikutip Kamis (24/9).
Baca Juga:Viral di Media Sosial! Dirtek Java United Diduga Lakukan Aksi Rasialis Terhadap Shin Tae-yong
Java United memilih menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada Komdis PSSI. Mereka menyebut insiden tersebut terjadi karena adanya pemicu yang dinilai dapat menjadi pertimbangan Komdis PSSI dalam mengambil keputusan.
“Kami menyerahkan sepenuhnya segala proses penyelesaian masalah dan kejadian tersebut kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI,” terang Java United.
“Kami yakin, setiap kejadian ada penyebab dan pemicunya yang dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan oleh Komdis,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022