
Direktur Teknik Java United Achmad Resal disorot setelah video ucapannya kepada STY beredar. Komdis PSSI berpeluang menjatuhkan sanksi. (Dok. Java United)
JawaPos.com – Direktur Teknik Java United Achmad Resal Octavian menjadi sorotan setelah potongan video pertandingan melawan Persija Jakarta beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Resal diduga melontarkan ucapan kepada pelatih Persija, Shin Tae-yong (STY).
Peristiwa itu terjadi pada pertandingan pekan ketiga Super League 2026–2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9). Dalam video, situasi di sekitar kedua tim terlihat tegang. Resal terdengar mengatakan, “Kamu di sini pendatang!” kepada STY.
Ucapan tersebut kemudian memicu perhatian di media sosial. Dalam Kode Disiplin PSSI, terdapat aturan yang mengatur tindakan diskriminatif. Pasal 60 ayat 1 menyebut pemain atau ofisial yang melakukan tindakan yang bersifat menghina, meremehkan, atau merendahkan orang lain terkait warna kulit, bahasa, agama, etnis, atau suku bangsa dapat dijatuhi sanksi.
Sanksi yang tercantum dalam pasal tersebut berupa skors selama setidaknya 10 pertandingan. Selain itu, terdapat larangan memasuki stadion setidaknya satu pertandingan serta denda sekurang-kurangnya Rp350 juta apabila dilakukan pemain dan Rp500 juta apabila dilakukan ofisial.
Dalam konteks kejadian tersebut, ucapan “pendatang” menjadi sorotan karena ditujukan kepada STY yang merupakan warga negara asing. Namun, penerapan Pasal 60 terhadap kejadian tersebut tetap menjadi kewenangan Komite Disiplin PSSI setelah menilai fakta dan bukti yang ada.
Resal memiliki catatan pelanggaran. Pada November tahun lalu, pria kelahiran Semarang, 6 Oktober 1993, itu didakwa memukul panitia pelaksana pertandingan dalam laga Malut United FC (nama lama Java United) melawan Persita. Akibat perbuatannya, dia mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI berupa larangan mendampingi tim selama empat pertandingan dan denda Rp50 juta.
Manajer Persija Ardhi Tjahjono memilih tidak memberikan penilaian atas ucapan tersebut. Jebolan program pembinaan SAD Indonesia di Uruguay tersebut menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung kepada Resal.
“Langsung saja tanya ke yang bersangkutan. Kalau dari saya, saya hanya bilang mungkin dia orang baru di lingkungan bola Liga Super,” ucap Ardhi kepada Jawa Pos melalui pesan singkat kemarin.
Respons juga datang dari Ketua Harian The Jakmania Bayu Ali Said. Dia menyayangkan pernyataan yang disampaikan seorang staf manajemen klub dalam pertandingan.
“Sungguh menyinggung perasaan pelatih asing mana pun. Bagaimanapun, pelatih asing membawa Liga Indonesia lebih bergairah, apa pun prestasinya,” ujar Bayu kepada Jawa Pos.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022